41st Edents Day: Beranikan Diri Kenali Pajak!

UNDIP (4/5) – Memperingati ulang tahunnya yang ke-41, LPM Edents menggelar acara 41st Edents Day: A Breakthrough of Awareness di Hall Gedung C FEB Undip. Acara yang berupa launching & bedah Majalah Edents, serta seminar tersebut mengundang Herry Setiadi Munawir (AVP Performance & Channel Management BNI Kantor Wilayah Semarang) dan Wahyudi (Kepala Seksi Keberatan Banding dan Pengurangan I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah I) sebagai narasumber.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penayangan video profil LPM Edents. Dilanjutkan dengan sambutan dari Yayuk sebagai ketua panitia dan Anis Chariri sebagai Wakil Dekan I FEB Undip. Anis mengatakan bahwa LPM Edents telah banyak berkontribusi bagi perkembangan FEB Undip. “Kami berharap LPM Edents bisa lebih peduli, objektif, independen, mewakili suara-suara mahasiswa, dan aktif memberikan masukan kepada kampus,” kata Anis dalam sambutannya.

Selanjutnya launching dan bedah Majalah Edents oleh Akhmad Sadewa Suryahadi sebagai Pemimpin Redaksi LPM Edents. Majalah edisi XXVI Mei 2017 ini membahas terkait isu Tax Amnesty yang telah berjalan di Indonesia. “Kami mengangkat tema ini karena Tax Amnesty  di Indonesia pada tahun 2016-2017 termasuk yang paling sukses di dunia, dan kami ingin memperkenalkan Tax Amnesty kepada teman-teman mahasiswa,” jelas pria yang akrab disapa Dewa ini.

20170503094417_IMG_7533
Akhmad Sadewa Suryahadi (Pimred Edents) sedang mempresentasikan Majalah Edents edisi XXVI Mei 2017

Masuk ke agenda berikutnya, yaitu seminar berjudul “Menilik Kinerja  Tax Amnesty Indonesia” yang dimoderatori oleh Adhevyo Reza (Pemimpin Umum LPM Edents). Herry Setiadi Munawir tampil sebagai pemateri pertama, menjelaskan tentang peranan perbankan untuk menyukseskan Tax Amnesty. “Dalam Tax Amnesty, perbankan adalah gateway untuk menampung dana peserta repatriasi. Istilahnya adalah bank persepsi. Kami telah menyiapkan beberapa produk unggulan yang disiapkan untuk nasabah dalam menghadapi Tax Amnesty,” terang Herry.

Wahyudi tampil sebagai pemateri kedua, menjelaskan tentang Tax Amnesty dan beberapa permasalahan yang dihadapi. “Direktorat Jenderal Pajak akan mengawasi peserta Tax Amnesty selama tiga tahun, jika dalam rentang waktu tersebut hartanya dibawa ke luar negeri maka dia akan dibatalkan sebagai peserta Tax Amnesty,” kata Wahyudi. Dia juga menambahkan bahwa tujuan Tax Amnesty kemarin bukan semata-mata mengincar uang tebusan, tapi untuk memperkuat basis data pajak Indonesia. Acara terakhir adalah pengumuman juara Essay Competition yang masih rangkaian kegiatan 41st Edents Day.

Virgine Surya, salah satu peserta, mengatakan bahwa acara ini bermanfaat untuk menambah wawasan para audiens. “Pemateri yang dipilih lebih baik dan lebih informatif dari (Edents Day-red) sebelumnya,” katanya. Namun, mahasisiwi Polines ini menyayangkan molornya waktu acara dan distribusi majalah kepada peserta yang tidak merata. Dia berharap semoga LPM Edents semakin baik lagi.

 

Reporter: Niki Agni Eka PM

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *