BPMAI Mizan FEB Undip Kenalkan Mentoring Melalui IMOT 2018

FEB Undip (25/8) – Bertempat di Hall Kewirausahaan lantai 4, Badan Pengelola Mentoring Agama Islam (BPMAI) Mizan FEB Undip mengadakan acara Islamic Motivation Training (IMOT) 2018. Pelaksanaan IMOT sendiri mengikuti aturan yang berlaku di FEB Undip yaitu Peraturan Mahasiswa FEB No. 4 Tahun 2017. Luluk Wahyu Setiawan, Ketua Panitia IMOT 2018, menjelaskan bahwa adanya IMOT dilatarbelakangi untuk memperkenalkan kegiatan mentoring kepada mahasiswa baru. Dirinya juga menambahkan bahwa diadakannya IMOT tidak hanya berguna untuk membuka kaderisasi kerohanian islam, tapi juga kaderisasi kerohanian lainnya di FEB Undip. “Acara IMOT ini juga sebagai ajang pembukaan kaderisasi kerohaian di FEB, tidak hanya kerohanian islam, tapi juga kaderisasi kerohanian lainnya di FEB”.

Acara  IMOT 2018 dibuka oleh Astiwi Indriani selaku perwakilan dari jajaran dekan dengan pembukaan secara simbolis dengan pemukulan gong. Selanjutnya acara diisi dengan talkshow oleh Edgar Hamas yang merupakan Alumni Undip serta Alumni Universitas Islam Madinah, dan juga penulis buku “Bagimu Yang Rindu Perubahan”. Acara dimoderatori oleh Ihsan Fadli yang merupakan Ketua Himpunan Jurusan Teknologi Hasil Perikanan FPIK Undip. Peserta pun mengikuti acara dengan sangat antusias. Hal tersebut terbukti dari pertanyaan-pertanyan yang mereka ajukan kepada pembicara. Selain itu, IMOT 2018 juga menghadirkan Nur Sholeh yang memberikan motivasi kepada peserta untuk terus bersemangat dalam mengikuti mentoring.

Selain kedatangan para pembicara, acara IMOT 2018 juga diisi oleh agenda pelantikan pementor FEB yang dikelola langsung oleh Insani (Lembaga Dakwah Universitas Diponegoro). Pementor ini sebelumnya juga telah diseleksi di tingkat universitas, sehingga mereka merupakan pementor-pementor yang berkompeten. Kemudian diumumkan pula bentuk pengelompokan mentoring kepada peserta dan pementornya masing-masing. Acara juga turut dimeriahkan dengan games “Gasmen (Gerakan Aku Sayang Mentoring) Challenge” yang menantang peserta untuk memposting momennya dalam  mengikuti IMOT 2018.

Luluk berharap agar peserta dapat terus aktif mengikuti mentoring setelah diadakannya IMOT. “Harapannya, semoga peserta nantinya bisa mengikuti mentoring dengan lebih antusias dan tidak hanya di semester awal saja, tapi juga berlanjut ke semester selanjutnya”. Indah Putriana Dhani, salah satu peserta IMOT 2018, menilai bahwa keberlangsungan acara sudah cukup baik, namun dirinya menyayangkan kinerja pembawa acara yang kurang mampu membangkitkan suasana. “Udah baik sih, tapi MC-nya agak garing jadi masih ada bebrapa peserta yang ngantuk,” ungkap Indah. Acara ditutup dengan penggalangan dana untuk NTB dan PKPU serta berdoa bersama.

Reporter: Dewi.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *