AIESEC Undip Terbangkan Mahasiswa ke Dua Puluh Negara



Pelepasan Ambassador di Gedung Rektorat

Undip (9/1) – AIESEC Local Committee Universitas Diponegoro (LC Undip) gelar upacara pelepasan mahasiswa Undip (ambassador ­–red) pada Kamis (9/1) di ruang sidang rektor gedung rektorat Undip. Acara tersebut diselenggarakan mulai pukul15.45 WIB dalam rangka pemberangkatan 72 mahasiswa Undip ke 20 negara di bumi Eropa, seperti Slovenia, Polandia, Bulgaria, Rumania, Rusia, Ukraina, serta beberapa negara di tanah Asia melalui AIESEC Exchange Program. Hadir Sudharto P. Hadi selaku Rektor Undip dan Warsito selaku Pembantu Rektor III (PRIII) Undip.


Dalam sambutannya Sudharto mengungkapkan bahwa pengalaman mereka di negara lain bersama para mitra nantinya akan berguna. “Dengan melakukan aktivitas di negara lain maka akan banyak pengalaman yang didapat, memperkaya wawasan kita, memperkaya etos kerja para mahasiswa, ujar Sudharto. Ia yakin keberangkatan para ambassador ini akan menjadi amunisi dikemudian hari.

Sedangkan Warsito berharap para ambassador nantinya dapat mengaplikasikan nilainilai yang didapat sepulangnya mereka ke tanah air. “Nanti itu jangan dipakai Anda sendiri, bahkan lebih baik nilainilai yang baik di-share, atau Anda bisa mempengaruhi polapola masyarakat Indonesia, paling tidak lingkungan mahasiswa Undip,tuturnya. Ia menganggap bahwa penerapan dari nilai-nilai yang didapat selama berada di negara lain merupakan hal yang penting, karena disana mereka bukan sekedar untuk bermain.

Program ini telah dilaksanakan sejak pertama berdirinya AIESEC LC Undip di tahun1991. “Program exchange ini dasarnya dari visi kita yaitu bagaimana caranya kita bisa memenuhi potensi anak-anak muda yang ada di sekeliling kita, salah satu dengan kita belajar ke luar negeri dan mengaplikasikannya disini, jelas Cleo,salah seorang panitiaDi luar negeri, para mahasiswa akan akan tinggal di rumah-rumah warga setempat selama enam sampai delapan minggu. 

Kiki, mahasiswi Fakultas Teknik yang merupakan salah satu ambassador mengungkapkan bahwa ia akan berangkat pada tanggal 16 Januari 2014 ke negara pizza, Italia. Ia pun mengungkapkan kegiatan yang akan ia jalani selama berada di tanah Colosseo. “Tiap negara itu berbedabeda kegiatannya, kalau saya edu-change, jadi ngajar anak SMP,” ungkapnya. Selain itu juga ada perkenalan budaya serta acara-acara lain bersama AIESECer Italia.

Cleo berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini anak-anak muda terutama yang ada di Semarang mempunyai global mindset sebagai batu loncatan untuk para pemimpin di masa depan.” Upacara pelepasan 104 ambassador Jawa Tengah dalam The Global Youth Ambassador Programme (GYAP) juga akan diselenggarakan pada Jumat (10/1) di Gedung A kantor Gubernur dengan dihadiri oleh Ganjar Pranowo dan Prasetyo. Keseratus empat ambassador tersebut berasal dari Undip, Univeristas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Jendral Soedirman (Unsoed), Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), serta  Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). (nq)

Reporter: Amirani, Anih
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *