Aksi Puncak Bela Kendeng, Massa Minta Bertemu Gubernur Jateng

1484796262996[1]

Semarang (17/1) – Kantor Gubernur Jawa Tengah kembali digeruduk oleh massa demonstran. Sebelumnya (16/1), Gerakan Mahasiswa Peduli Kendeng (GMPK) menuntut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk mencabut izin operasional PT Semen Indonesia. Hari ini, GMPK menuntut Ganjar untuk bertemu demonstran terkait keputusannya menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA), yakni mencabut izin PT Semen Indonesia yang ia keluarkan pada Senin (16/1) malam.

Berjumlah 1000an orang, mereka juga meminta agar Ganjar memberi penjelasan lebih lanjut atas pernyatannya yang dinilai setengah hati dalam mematuhi putusan MA pada konferensi pers yang digelar di Wisma Perdamaian pada Senin (16/1) malam. “Tuntutannya jelas, kami ingin agar Pak Ganjar keluar dan menemui para massa demonstran untuk memberi penjelasan lebih lanjut kepada kami,”ujar Nurullahi Aditya selaku Koordinator Lapangan Aksi Bela Kendeng dari Universitas Diponegoro.

Memulai aksinya dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan Jalan Imam Bardjo, GMPK bergegas dengan berjalan menuju Kantor Gubernur Jateng dan  disambut massa demonstran yang telah berada terlebih dahulu berada di tempat.

Di seberang sisi massa Aksi Bela Kendeng, terdapat Aksi Bela Kretek yang dilakukan oleh aliansi Petani Tembakau berasal dari berbagai daerah menyampaikan tuntutan agar pemerintah tidak melakukan kebijakan mengimpor tembakau. Mereka menganggap impor tembakau dirasa akan sangat membebani nasib petani tembakau lokal. Ada pun jumlah dari massa aksi ini sekitar 1500-an orang.

Tepat tengah hari, massa demonstran Aksi Bela Kendeng duduk dan menyampaikan sajak-sajak berupa sindiran terhadap Gubernur Jawa Tengah yang dinilai mempermainkan hukum. Berselang 30 menit kemudian, suasana sempat memanas antara dua massa aksi yang berdemo. Aksi dorong-dorongan dan lempar botol air mineral diduga dilakukan oleh provokator massa demonstran Aksi Bela Kretek. Beruntung aparat keamanan dengan sigap menengahi kedua massa yang bersitegang ini hingga kerusuhan dapat diatasi. Aksi kembali berjalan dengan damai.

Pukul 13.30 WIB, massa dari Aksi Bela Kendeng akhirnya membubarkan diri. Mereka kecewa dengan perseteruan dengan massa aksi lain karena tujuan mereka untuk mewujudkan aksi yang damai sedikit ternodai.

Tuntutan agar Ganjar Pranowo keluar dari gedung dan menemui mereka pun kandas. Namun, mereka berjanji untuk mengawal kelanjutan operasional pabrik PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng.

Reporter: Arsenio Wicaksono

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *