Aksi Solidaritas Mahasiswa Semarang untuk Rohingnya

Semarang (10/09) – Pelaksanaan Aksi Solidaritas Mahasiswa Semarang untuk Rohingnya bertempat di Car Free Day Kawasan Simpang Lima Kota Semarang pukul 07.00 – 09.30 WIB. Ratusan peserta yang berasal dari berbagai kampus dan lembaga kemanusiaan di Kota Semarang turut menyuarakan aksi dalam kegiatan tersebut. Aksi ini bertujuan untuk mengecam tindakan genosida yang terjadi di Myanmar dan melakukan pencerdasan bagi warga Semarang agar mengerti dan paham terkait kondisi saudara kita di Rohingnya. Aksi solidaritas ini terdiri dari orasi kemanusiaan, teatrikal, pembacaan puisi untuk Rohingnya, cek kesehatan gratis, penggalangan dana, dan pembuatan mural dengan tema kemanusiaan.

Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Myanmar mengakibatkan puluhan ribu muslim Rohingnya di Rakhine State mengungsi ke negara lain. Hal ini memicu protes di berbagai wilayah Indonesia tak terkecuali di Kota Semarang. Aksi solidaritas dihadiri oleh berbagai kampus yang tergabung dalam jaringan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Semarang Raya, PKPU, BEM Se-Undip, BEM Unnes, dan mahasiswa serta aktivis kemanusiaan yang ada di Kota Semarang. Mereka mengencam keras tindakan genosida yang terjadi di Myanmar.

Ketua Pusat Komunikasi Dakwah (Puskomda) FSLDK Semarang Raya, Barra Bachtiar, menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan adalah murni aksi kemanusiaan. Aksi yang timbul merupakan bentuk kepedulian mahasiswa di Kota Semarang untuk saudara kita di Rohingnya. Tidak hanya itu, para aksi juga menuntut agar pemerintah Indonesia dapat terlibat aktif dalam menjaga ketertiban dan keadilan di dunia termasuk pada krisis kemanusiaan di Myanmar.

Aksi berjalan tertib ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap FSLDK Indonesia dan doa untuk kemanusiaan di Rohingnya.

Sumber : Press Release BEM FEB Undip

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *