Bekerja dengan Hati Menebar Inspirasi

Social Speak
Social Speak

Undip (17/5) – Social Speak (Sospeak) merupakan sebuah acara yang diselenggarakan oleh UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro. Dihelat pada Sabtu (17/5) dengan tema “Bekerja dengan Hati Menebar Inspirasi”, acara ini bertempat di gedung Soedarto Undip.  Tak tanggung-tanggung, pembicara yang hadir ialah tokoh-tokoh yang telah berkecimpung langsung dan peduli terhadap masalah sosial. Mereka adalah Fadillah Rahman dari Dompet Dhuafa, Pengendum Tampung yang merupakan murid pertama dari 13th bersama Butet Manurung Sokola Rimba, Imelda Fransisca, Miss Indonesia 2005, dan pendiri Yayasan Cinta Anak Bangsa, serta Sujarwanto dari Kadin Koperasi dan UMKM.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Undip. Pembicara pertama ialah Fadillah Rachman yang memperkenalkan kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa. “Siapa saja yang berminat untuk bergabung dapat mendaftarkan diri menjadi volunteer muda Dompet Dhuafa,” ujar Fadillah. Sedangkan Pengendum Tampung sebagai pembicara kedua menceritakan awal mula berdirinya Sokola Rimba. Ia berbagi suka dan duka ketika mengajar di rimba, dengan segala kendala yang dihadapi, Pengendum tetap bertahan disana.

Pembicara selanjutnya ialah Imelda Fransisca yang membagi berbagi kisah inspiratif dalam hidupnya. Imelda menambahkan bahwa setiap orang harus mengispirasi orang lain melalui kegiatan sosial seperti yang telah dilakukannya selama ini. Sementara itu, Sujarwanto menuturkan, kegiatan sosial tidak hanya dilakukan dalam bentuk bakti sosial, namun dapat pula dilakukan dengan cara lain, seperti berwirausaha. Pasalnya, dengan berwirausaha seseorang dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

“Acara ini bertujuan untuk menggunggah mahasiswa Undip pada khususnya dan masyarakat pada umumnya agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar Fadia Sunaki, ketua panitia. Menurutnya, membantu dan peduli terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekitar dapat dilakukan dengan hal-hal kecil. “Enggak perlu ngelakuin hal yang gedhe karena hal yang kecil saja udah berarti banget,” tuturnya. Acara berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan penyerahan plakat kepada para pembicara dan pembagian doorprize kepada peserta. (nq)

Reporter: Ari Nugroho 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *