Belajar dari Ahlinya, Prabu dan Putri

 “Mental mengambil porsi 70 persen dari kesuksesan public speaking Anda,” – Prabu Revolusi (Lead Anchor Rajawali TV).

FEB Undip (11/10) – Lembaga Pers Mahasiswa Economic Students (LPM Edents) FEB Undip menggelar Seminar Broadcasting, Sabtu (11/10). Mengangkat tema “Hold The World with Your Words”, acara ini bertempat di Hall Pertamina Gedung Dekanat FEB Undip. Seminar yang diikuti 250 peserta ini menghadirkan Prabu Revolusi (Lead Anchor Rajawali TV) dan Putri Ayuningtyas (News Anchor Metro TV) sebagai pembicara.

Mia Rusliyanti Saputri, ketua panitia, dalam sambutannya menuturkan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri peserta dalam hal live reporting dan news anchor, serta public speaking. “Saya selaku perwakilan panitia berharap setelah acara ini kita dapat memetik ilmu dari pemateri yang hadir serta mampu berkomunikasi dengan lebih baik,” ujarnya.

Acara yang tak hanya diikuti oleh mahasiswa Undip ini dipandu oleh Hendy Aprilian Hidayat, Pemimpin Umum Edents periode 2012/2013. Putri Ayuningtyas sebagai pembicara pertama menyampaikan materi mengenai live report dan news anchor. Menurutnya, live report adalah pelaporan langsung dari apa yang disaksikan dan dirasakan oleh seorang reporter pada saat melaporkan suatu peristiwa tertentu dari lokasi kejadian. Hal ini penting karena penonton (siaran televisi) maupun pendenger (siaran radio) harus tahu, misalnya suasana terbaru di lokasi terjadinya peristiwa. Tak lupa Putri memberikan tips seputar live reporting.

News anchor pasti jurnalis, tetapi jurnalis belum tentu news anchor,” tutur Putri sebelum memulai materi seputar news anchor. Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi news anchor terdapat beberapa elemen yang perlu diperhatian, antara lain penampilan, diksi, intonasi, artikulasi, dan lain sebagainya.

Materi kedua disampaikan oleh Prabu Revolusi. Ia memberikan gambaran mengenai public speaking, bahasa tubuh, serta idealisme pemberitaan yang sarat akan kepentingan golongan. Menurutnya, kemampuan public speaking dibutuhkan setiap orang, begitu halnya dengan mahasiswa. Kemampuan public speaking diperlukan misalnya pada saat presentasi tugas di dalam kelas maupun tugas akhir di hadapan dosen penguji. “Mental mengambil porsi 70 persen dari kesuksesan public speaking Anda,” ujar Prabu. Setelah mental, memahami konteks atau topik yang akan disampaikan kepada pendengar menyumbang 20 persen dalam kesuksesan public speaking. Sementara skills mengambil porsi sembilan persen. Sisanya, satu persen adalah ketulusan berbicara.

Pada seminar kali ini, di sesi terakhir, dua peserta diajak untuk mempraktek live reporting dan public speaking. Seminar yang berdurasi empat jam ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan kepada moderator dan kedua pembicara.

“Acaranya bagus, seru, tadi sempet dikasih surprise sama panitia, katanya Prabu nggak jadi datang, wah langsung pada kecewa kan, ternyata dikerjain panitia. Pokoknya bagus deh acaranya dan pembicaranya oke, keren, santai, tidak formal,” ungkap Sri Murni Puspitasari, salah satu peserta dari jurusan Akuntansi FEB Undip. Ia berharap ke depan LPM Edents lebih maju dan dapat kembali menyelenggarakan seminar tentang pers dan jurnalistik. (nq)

Reporter: Hana

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *