Donor Darah, “Kita Sehat Mereka Selamat”

FEB Undip (16/4) – Perayaan ulang tahun Fakultas Ekonomi Pencinta Alam (Fepala) ke-25 mengusung hal yang berbeda dari tahun sebelumnya. Fepala adakan aksi donor darah berslogan “Kita Sehat, Mereka Selamat” di selasar PKM FEB Undip pada pukul 09.00-14.00 WIB. “Tujuan diadakannya acara ini selain sebagai perayaan ulang tahun Fepala FEB, juga untuk membantu sesama yang membutuhkan donor darah,” jelas Anisqe (Manajemen 2014) selaku ketua panitia kegiatan donor darah. Publikasi acara dilakukan mulai dari penempelan poster ke mading FEB dan Fepala Fakultas lain di Undip, serta melalui media sosial.

Aksi donor darah disambut baik oleh mahasiswa FEB. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya calon pendonor yang mendatangi selasar PKM bahkan sebelum pendaftaran dibuka. Desti Intan Pertama selaku pendonor mengaku bahwa donor darah merupakan kegiatan yang bersifat menyehatkan. “Pentingnya mendonorkan darah adalah kita bisa mengetahui ada tidaknya penyakit dalam tubuh kita seperti penyakit menular Hepatitis C, Hepatitis B, sifilis, dan HIV. Buat tubuh sendiri juga enak rasanya,” tutur Yulin Arditawati, dokter oncall PMI sejalan dengan pernyataan Desti.

Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor terlebih dahulu ditimbang untuk mengetahui apakah telah sesuai dengan kriteria berat badan nominal yang ditetapkan yakni 45kg. Setelah memenuhi persyaratan berat badan, calon pendonor memeriksa kelayakan tingkat hemoglobin dalam darah dan persyaratan lainnya. “Kriterianya untuk menjadi pendonor itu minimal 17 tahun, sehat, tidak sedang meminum obat dalam tiga hari terakhir, tidak vaksin dua minggu terakhir, tidak memiliki penyakit menular, tidak berganti-ganti pasangan, tidak memakai narkoba, memiliki HB minimal 12,5 dan untuk perempuan tidak sedang menstruasi,” jelas Yulin.

Yulis, salah seorang panitia pelaksana mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah telah terlaksana dengan baik serta memperoleh antusias yang tinggi dari mahasiswa berbagai Fakultas di Undip. Namun, penyelenggaraan acara ini bukan tanpa terkendala, salah satunya keterbatasan waktu karena jarak PMI Semarang yang cukup jauh dari FEB Undip. Hal ini menyebabkan pendaftaran harus segera ditutup sebelum siang hari untuk mencegah kualitas darah yang telah didonor yang menurun.

“Donor darah sangat penting bagi manusia sehingga kedepannya diharapkan acara donor darah ini dapat rutin diadakan selama tiga bulan sekali baik dari Fepala atau organisasi lain sebagai pelaksananya. Jadi jika ada mahasiswa yang rutin donor darah tidak perlu harus ke PMI” ujar Yulis.

Reporter : Henty, Gracye

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *