Economic Voice Raih Medali Perak pada The 3rd Karangturi Choir Games

FEB Undip (12/11) – Economic Voice (EV) menuai prestasi membanggakan dalam kompetisi The 3rd Karangturi Choir Games yang digelar Sekolah Nasional Karangturi hari Kamis (5/11) hingga Sabtu (7/11) kemarin. EV berhasil mendapatkan skor lebih dari 70 sehingga meraih medali perak pada kategori folklore dalam kompetisi berskala nasional yang diadakan dua tahun sekali ini. “Jadi itu pakai sistem nilai, di atas 80 itu dapatnya gold, yang nilai diatas 70 itu dapetnya silver, nah di bawah 70 itu bronze,” ujar Hudzaifah selaku ketua EV.

Hudzaifah mengaku bangga dengan prestasi yang telah berhasil diraih 25 orang delegasinya tersebut. Meski tak terlalu terobsesi pada kejuaraan, ia bangga terhadap rasa kekeluargaan antaranggota EV yang semakin erat. “Yang bikin aku lebih bangga lagi, karena aku berhasil bikin seluruh anak EV mau perform. Karena, kita ada S1 ada D3, kita berhasil bikin semuanya campur,” ujarnya. Menurutnya, persiapan yang dilakukan EV dalam menghadapi Karangturi Choir Games 2015 tidaklah singkat. Persiapan administrasi telah dilakukan sejak bulan Juli, karena pendaftaran dimulai pada Agustus. Ia juga mengaku telah memulai latihan sejak awal semester 2015/2016, kemudian menjelang hari H mereka menambah porsi latihannya. “Untuk diawal-awal itu tiga kali seminggu, dan itu kita laksanain di atas sama di bawah (Pleburan-red). Nah, dua minggu terakhir itu, kita hampir tiap hari bisa sampai lima kali seminggu, atau enam kali seminggu,” jelasnya.

Terkait persiapan lomba, EV juga mengalami beberapa kendala. Banyaknya kegiatan internal di awal semester seperti Open Recruitment dan latihan dasar bagi anggota baru, menjadikan jadwal EV semakin padat. “Kamu bayangin aja, dalam waktu seminggu itu bener-bener tiga kali latihan dasar, dan tiga kali latihan lomba. Jadi itu enam kali latihan. Dan, itu yang jadi kendalaya, karena fisik. Mungkin awal-awal masih semangat, makin kesini makin sakit-sakit,” tutur Hudzaifah. Ia juga telah merencanakan beberapa untuk mengikuti beberapa lomba tahun depan, meskipun masih memerlukan penegasan lebih lanjut. “Kita ikut kemungkinan besar antara yang di ITB, di Bali, di UNAIR, atau yang di UNNES, tapi masih belum dirundingin karena satu lomba itu jadwalnya beda-beda, empat lomba ini semua jadwalnya beda-beda. Target aku sih juara,” tambahnya. Sementara untuk Karangturi Choir Games sendiri tidak dicanangkan di tahun 2016, karena diadakan dua tahun sekali.

Hudzaifah berharap, para anggota EV dapat terus berkomitmen dalam organisasi ini. Menurutnya, EV bukan hanya sekedar organisasi yang diikuti hanya untuk kepuasan hobi, melainkan sesuatu yang lebih serius. Komitmen para anggota diharapkan lebih stabil dan tidak mudah goyah. Dirinya juga menginginkan pendelegasian EV yang lebih banyak untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya. “Kemaren kebetulan kita Cuma delegasiin minimal 25 orang, karena emang kekurangan orang. Harapannya sih, ya mudah-mudahan tahun depan kita lebih komplit,” tukasnya. (gt)

Reporter : Filza Bazlina Elmanda

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *