FEB Gelar Pengenalan PKM dan Motivasi kepada Mahasiswa Baru

IMG-20150905-WA0001

FEB Undip (5/9) – Bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), FEB Undip mengadakan pengenalan Program Kreatif Mahasiswa (PKM) kepada mahasiswa baru 2015 dengan tema “Mahasiswa Statusku, PKM Buktikan Kualitasku”. Acara yang merupakan hasil dari diskusi antara Dekanat FEB, BEM FEB, dan lembaga riset dari FKM yaitu PIRC ini bertempat di Dome FEB Undip dan diikuti oleh mahasiswa dari S1 dan DIII. Iman, selaku panitia pelaksana mengatakan dari hasil diskusi dikeluarkan surat edaran dari Dekanat mahasiswa wajib membuat PKM dan FEB akan mengadakan kegiatan untuk pelatihan PKM. “Selain acara pada hari ini nantinya akan diadakan kegiatan lanjutan, seperti penulisan PKM hingga pembelajaran untuk presentasi PKM,” jelasnya. Mahasiswa juga diberikan motivasi, penjelasan PKM, dan pengenalan kakak-kakak pembimbing dalam acara tersebut.

Acara dibuka oleh Rizal Hari Magnadi, dalam sambutannya ia memberikan tips yang bisa dilakukan mahasiswa jika ingin mendapatkan ide dalam menulis PKM. Mahasiswa dihimbau untuk suka membaca artikel media massa dan buku-buku kontemporer, terutama yang berhubungan dengan ekonomi ataupun bisnis. Selain itu, ia juga memberikan informasi bahwa mahasiswa bisa mendapatkan dosen pembimbing untuk PKM dari dosen maupun kakak tingkat yang ada di Fakultas.

Rizky Eko Saputro selaku pemateri menjelaskan apa saja jenis-jenis PKM. Ia mengatakan untuk tahun ini dari 7 jenis yang ada hanya 5 yang bisa diikuti, yaitu PKM Kewiraushaan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Karsa Cipta, dan Teknologi. Selain itu, ia menjelaskan alur-alur pendaftaran PKM dan menghimbau mahasiswa yang sudah memiliki ide untuk segera menyerahkan proposal PKM sebelum 10 Oktober 2015. Sebagai mahasiswa yang pernah mengikuti PIMNAS, ia juga menjelaskan manfaat yang di dapatkan jika PKM bisa di danai oleh Dikti. Sebelum acara berakhir peserta disuguhkan dengan penampilan musik akustik dari Ketua BEM FEB, M. Naufal dan Indra. Peserta sangat terhibur dengan tiga lagu yang ditampilkan.

Namun, akibat diadakan di Dome kondisi acara menjadi tidak kondusif. Banyak mahasiswa yang tidak mendapatkan tempat duduk dan memilih untuk berada di depan sekretariat organisasi dekat dome. Selain itu, suara yang dikeluarkan sangat kecil. Hal ini membuat peserta jadi kurang memperhatikan jalannya acara serta materi yang disampaikan.

Menanggapi adanya peraturan wajib membuat PKM, salah satu peserta Darwis Hutabarat, mahasiswa S1 Manajemen, mengaku senang dengan adanya PKM. “Semoga ide-ide positif mahasiswa bisa dituangkan di PKM,” ucapnya. Peserta lainnya, Muhammad Kanzul, S1 IESP, mengaku sangat bersyukur dengan adanya acara tersebut. “Acara ini sangat berguna untuk kami sebagai mahasiswa baru untuk mengerti lebih lagi mengenai PKM,”. Ia juga mengatakan dirinya telah membentuk tim dan sudah memiliki ide untuk membuat PKM Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat.

Reporter : Samuel Petra

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *