FEB Undip Resmi Miliki Laboratorium Pasar Keuangan Pertama di Indonesia

FEB Undip (11/7) – Sebagai salah satu upaya peningkatkan mutu dalam kegiatan belajar mengajar dan penelitian, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip membangun Laboratorium Pasar Keuangan Bloomberg. Laboratorium ini merupakan hasil kerjasama antara FEB Undip dengan Bloomberg L.P., New York. Ini akan menjadi Laboratorium Pasar Keuangan pertama yang ada di Indonesia.

Melalui laboratorium ini, pengguna dapat mengakses berbagai macam data. Dari data keuangan secara realtime, data time series untuk pasar uang, pasar modal, data keuangan lainnya dan akuntansi perusahaan tercatat. Serta berbagai macam data perkembangan portofolio dan analisis teknikal pasar, simulasi pasar, data makro ekonomi, pasar global dan database Initial Public Offering (IPO).

Laboratorium ini telah diresmikan dalam acara Grand Opening The 1st Bloomberg Financial Markets Laboratotory in Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di Hall Pertamina Gedung Dekanat FEB Undip. Acara dimulai pukul 16.00 WIB, dan dihadiri oleh peserta dari kalangan akademisi dan mahasiswa dari dalam maupun luar Undip. Peresmian laboratorium ini juga turut dihadiri oleh Mohamad Nasir selaku Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Indonesia.

Setelah pembukaan oleh pembawa acara, peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Dekan FEB Undip, Suharnomo dan Wakil Rektor II Undip, Darsono. Untuk memulai pengenalan tentang Bloomberg, diputar sebuah video dengan tema Understanding Bloomberg. Sesuai dengan tema, video tersebut menjelaskan profil Bloomberg secara rinci dengan harapan peserta dapat lebih mengenal dan memahami kinerja Bloomberg.

Jaka Aminata selaku Director of International Office FEB Undip, menjelaskan bahwa Undip memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bergerak maju melalui kegiatan ini. Sekaligus, kesempatan tersebut juga menjadi tantangan bagi semua pihak yang terlibat, agar tujuan Bloomberg Financial Markets Laboratotory dapat tercapai. “Bloomberg is a great opportunity and challange for Undip,” ucap Jaka.

Bloomberg Country Head of Indonesia turut memaparkan bahwa pasar keuangan saat ini dipengaruhi oleh teknologi. Dampak yang ditimbulkan sangat signifikan dalam memonitori pergerakan pasar. Sehingga dibutuhkan kontrol yang benar karena teknologi adalah kompleksitas yang merupakan petunjuk untuk pasar keuangan. Memanfaatkan pengaruh teknologi dan kontrol yang tepat, Bloomberg akan sangat berguna untuk bisnis, tempat atau komunitas untuk pasar keuangan. Laboratorium Bloomberg akan menjadi praktis untuk digunakan di perguruan tinggi. Tentu saja, Bloomberg akan membantu belajar dan membuat keuntungan untuk masa depan.

Menristekdikti juga menjelaskan bahwa Bloomberg memiliki manfaat yang banyak, salah satunya untuk penelitian mengenai financial markets. Sehingga penggiat pendidikan bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan mengenai kondisi keuangan pasar lebih mendalam dan diharapkan akan bermunculan ide-ide luar biasa dari masyarakat Indonesia melalui ilmu yang telah dikembangkan. “Semoga dengann adanya Bloomberg ini, ke depannya dapat berkontribusi untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” tukas Nasir. Dengan harapan dan pesan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah yang turut hadir, juga berterima kasih kepada Undip karena terus berkontribusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Peresmiaan Laboratorium Pasar Keuangan Bloomberg pertama di Indonesia ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Nasir bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Wakil Rektor Undip, beserta undangan di akhir acara. Dilanjutkan dengan sesi foto bersama sekaligus menjadi penutup Grand Opening The 1st Bloomberg Financial Markets Laboratotory in Indonesia.

Reporter: Anika Fathur, Karima Suci.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *