Harmoni Diponegoro 2015, Wadah Apresiasi dan Kreativitas Mahasiswa Undip

PhotoGrid_1450194642684

Undip (14/12) – Departemen Minat dan Bakat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) kembali menyelenggarakan Harmoni Diponegoro 2015. Bertempat di Gedung Prof. Soedharto, S.H, Harmoni Diponegoro diisi dengan serangkaian apresiasi yang dibalut pentas seni. Adapun apresiasi yang diberikan dalam Harmoni Diponegoro 2015 adalah anugerah BEM fakultas terbaik, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terbaik,  juara umum Olimpiade Diponegoro 2015.

Panitia berfokus pada seni dan budaya sebagai konsep utama dalam Harmoni Diponegoro 2015. Acara ini menghadirkan penampilan dari beberapa UKM, seperti Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Undip, Kesenian Jawa, Teater Dipo. Selain itu, hadir pula Band Aljabar sebagai bintang tamu utama.

Bersama Seni Meraih Mimpi merupakan tema dari Harmoni Diponegoro 2015. Acara ini juga merupakan malam penutupan Olimpiade Diponegoro 2015. “Selain itu karena Harmoni itu bergandengan dengan Olimpiade Diponegoro, jadi kita tampilin sekalian di acara ini, closingnya biar gede sekalian,” ujar Untung Kustoro selaku ketua panitia.

Acara dibuka pada pukul 13.00 dengan menghadirkan stand makanan (foodfest) di pelataran gedung Soedharto. “Tahun ini ada acara foodfest, sedangkan tahun lalu nggak ada,” ujar Untung. Sedangkan di dalam gedung, tepat setelah pintu masuk terdapat photo booth dan pameran seni lukis yang disebut Mural Art.

Hingga pukul 22.00, pengunjung yang hadir berjumlah sekitar 1.030 orang. Jumlah tersebut masih belum mencapai target yang diinginkan panitia yaitu 1.500 pengunjung. “Kemarin kita menargetkan sekitar 1.500 peserta, dan terakhir aku lihat itu sudah 1.030 berapa gitu,” jelas Untung. Menurut Untung, satu-satunya kendala yang dihadapi dalam acara ini adalah faktor cuaca. Ia menuturkan apabila tidak turun hujan saat acara berlangsung, pengunjung yang datang bisa mencapai lebih dari 2000 orang.

Aisyah, salah satu pengunjung, berpendapat bahwa antusiasme mahasiswa terhadap Harmoni Diponegoro 2015 meningkat dibandingkan tahun lalu. Namun, ia sedikit menyayangkan perihal promosi acara ini yang dianggap masih kurang gencar. “Harapannya sih semoga ke depannya lebih gencar lagi untuk memboomingkan dan mempromosikan acara ini,” ungkap Aisyah. Ia juga menyarankan agar panitia bekerjasama dengan lembaga pers sebagai media untuk promosi.

Pada malam penganugerahan Harmoni Diponegoro 2015, BEM Fakultas Kedokteran berhasil menyabet kategori BEM fakultas terbaik, UKM Wapeala mendapat penghargaan sebagai UKM  terbaik, serta juara umum pada Olimpiade Diponegoro 2015 diraih oleh Fakultas Hukum. Harmoni Diponegoro 2015 ditutup dengan penampilan spesial dari Band Aljabar. (nw)

Reporter : Aradeya, Fana

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *