Indahnya Ramadhan Bersama ‘Kampus Nusantara Mengaji’

Undip (11/6) – Bertempat di Masjid Kampus Undip, Panitia Ramadhan Masjid Kampus Undip menyelenggarakan kegiatan Kampus Nusantara Mengaji dengan mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Diponegoro untuk Lejikan Iman dalam Indahnya Ramadhan.” Acara yang dimulai pada pukul 13.00 WIB mendatangkan empat pembicara yaitu Prof. Muhammad Nasir selaku Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Yos Johan Utama selaku Rektor Undip, Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, dan Habib Umar Muthohar selaku tokoh ulama Semarang.

Acara ini bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an. Tujuannya agar mahasiswa, akademika Undip, birokrasi, dan karyawan lebih dekat lagi dengan Al-Qur’an. “Diangkatnya tema tersebut karena Pangeran Diponegoro itu bukan hanya seorang pejuang, tetapi beliau juga seorang kyai, maka dari itu diharapkan agar pemuda saat ini mengikuti jejak beliau yang bukan hanya seseorang yang mempuyai sikap pejuang, tetapi tidak melupakan jati dirinya sebagai umat muslim,” ungkap Umam selaku ketua panitia.

Acara dimulai dengan tilawah Al-Qur’an dan peserta diwajibkan membaca Al-Qur’an sebanyak 1 juz. Setelah Ashar dilanjutkan dengan ‘teman’ Al-Qur’an yang dipimpin oleh Prof. Dr. Yos Johan selaku Rektor Undip. Kemudian buka puasa bersama dan diteruskan dengan salat magrib, salat isya dan salat tarawih. Terakhir yaitu kajian Nuzulul Qur’an.

Kegiatan ini kali pertama diadakan. Berkat inisiatif Prof. Muhammad Nasir, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, menginginkan Undip mengadakan acara Kampus Nusantara Mengaji dan kemudian disetujui oleh Rektor Undip. Persiapan untuk acara ini singkat. “Baru diusulkan 3 minggu yang lalu dimana Kemenrisdikti datang langsung ke Undip dan mengusungkan agenda ini,” ujar Uma. Kegiatan ini juga mengundang beberapa PTN dan PTS yang ada di Semarang. Tidak hanya itu, tokoh-tokoh agama dan pesantren yang ada di Semarang pun turut hadir. Pun acara tersebut melakukan video conference dengan kampus-kampus yang berada di luar Pulau Jawa bersama Rektor Undip.

Tak luput dari kendala, salah satunya ialah penyusunan acara yang sangat singkat dan kurangnya koordinasi antara panitia, Rektor Undip, dan Kemenrisdikti. Melalui acara ini harapan untuk kedepannya dapat dilaksanakan kembali. “Semoga  kegiatan ini tidak hanya di bulan Ramadhan saja, dan semoga remaja-remaja lebih terpacu lagi untuk bisa lebih dekat dengan Al-Qur’an,” ujar Umam. Ayu salah satu peserta dari kegiatan ini turut mengungkapkan rasa senang karena bisa ikut dalam kegiatan ini. “Harapannya semoga acara ini tidak hanya ada di bulan Ramadhan namun perayaan besar lainnya.” ungkapnya.

 

Reporter : Sekar Anggit Nastiti

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *