Ekonomi Kerakyatan Masih di Angan-angan

FEB Undip (31/5) – Bertempat di selasar Gedung PKM lt.1, Divisi Advokasi dan Kebijakan Publik BEM FEB Undip mengadakan kajian dengan mengusung tema “Utopiskah Ekonomi Kerakyatan di Indonesia?”. Pada diskusi kali ini turut hadir  Aditya Nurullahi, Menteri Sosial Politik BEM Undip dan ketua BEM FEB Undip, M. Yusuf Alfatha. Tujuannya adalah untuk membangun sifat kritis mahasiswa dan menghilangkan sifat apatis di kalangan mahasiswa FEB Undip.

Diskusi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin oleh Samuel Putro selaku moderator. Masing-masing mahasiswa dengan ideologinya, mengungkapkan pendapatnya tentang ekonomi kerakyatan di Indonesia. Beberapa mahasiswa kurang setuju dengan terlaksananya ekonomi kerakyatan di Indonesia. Mereka menganggap masih banyak kaum kapitalis yang berkuasa. Ada juga mahasiswa yang setuju dengan ekonomi kerakyatan dengan angapan bahwa peran koperasi sudah mulai tumbuh dan berkembang di Indonesia. Daffa Rizqi, salah satu partisipasi, menilai bahwa diskusi ini adalah urgensi bagi mahasiswa agar bisa berpikir kritis dan wadah yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa.

Penentuan tema diskusi mengacu kepada aliansi BEM FEB (FMEI) melalui jambore. Samuel mengatakan bahwa dalam acara jambore dibahas tema-tema yang akan didiskusikan. Jambore terakhir di Unsoed membahas tema “Ekonomi Kerakyatan”. “Ini kan tema baru jadi kemarin itu udah ada apa namanya jambore istilahnya. Nah itu kita membahas tema baru,” ungkapnya.

Meskipun masih terkendala oleh sedikitnya partisipan, Daffa berharap agar acara ini dapat ditingkatkan kembali intensitasnya dan jangan sampai terputus. Samuel juga berharap agar tujuan dari diskusi ini bisa terwujud dengan baik. “Saya berharap mahasiswa FEB lebih kritis lagi dengan isu-isu yang ada di sekitarnya, tidak hanya isu ekonomi tetapi ke isu lain seperti sosial politik kebudayaan dan isu-isu lainnya,” tutupnya.

Reporter : Fendiawan, Dirga

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *