Kampanye di FEB, Dua Pasang Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip Adu Visi-Misi

FEB Undip (7/11) – Panitia Pemilihan Umum Raya (Permira) Universitas Diponegoro 2017 mengadakan Kampanye & Dialog Terbuka Pasangan Calon Ketua – Wakil Ketua BEM & Calon MWA UM Undip 2018 di Dome FEB Undip. “Kunjungan kampanye dari Permira Undip untuk memperkenalkan calon ketua BEM Undip 2018,” ujar Taqiyuddin Ja’far, Ketua Acara Kampanye & Dialog Terbuka.

Dari dua orang calon MWA, Ahmad Fizudi, calon MWA nomor urut 2 hadir seorang diri. Sementara calon nomor urut 1 sedang mengikuti perlombaan di Unsoed Purwokerto. Calon nomor urut 2 menjelaskan tentang 10 unsur MWA dan keanggotaan dari MWA tersebut. Ia juga memaparkan pentingnya peran MWA untuk merubah paradigma terhadap para pendidik dan dunianya. Selain itu, juga sebagai wadah untuk mentransfer informasi dari pihak rektorat kepada mahasiswa. Menjawab pertanyaan panelis mengenai keberlangsungan BK, Ia menjelaskan bahwa BK akan tetap dipertahankan dan dilegalitimasikan. Sebab BK merupakan sistem yang sangat penting. Calon nomor urut 2 juga menekankan bahwa akan meminta audit internal agar terciptanya transparasi.

Acara dilanjutkan dengan kampanye dari paslon 1 dan 2 BEM Undip.

Diawali dengan pembacaan visi misi serta program kerja dari kedua calon. Pasangan calon nomor urut  1, Jonris P. Nainggolan dari FPIK dan Usman Andriyanto dari FT, menekankan untuk membentuk organisasi yang berkarakter dan merakyat. Mereka menjelaskan pentingnya merangkul semua fakultas agar aspirasi rakyat Undip dapat terpenuhi. Selanjutnya, pasangan calon nomor urut 2, Andurrahman Hizbullah dari FEB dan Ibadurrahman dari FT, berfokus pada pengembangan kolaborasi dalam bagian-bagian universitas. Pasangan calon ini juga menjelaskan pentingnya kelengkapan data universitas, baik data kemahasiswaan maupun data demografi sehingga mereka memasukkan sumber data ke dalam salah satu program kerjanya.

Dalam Road Show BEM Undip kali ini, terjadi diskusi hangat antara panelis maupun penonton yang hadir di hari itu. Dalam diskusi ini, paslon nomor urut 1 kembali menegaskan bahwa BEM Undip harus membereskan rumah tangganya (internal) terlebih dahulu. Salah satu cara yang terbaik adalah dengan merangkul semua fakultas secara nyata dan langsung.

Berbeda dengan paslon sebelumnya, paslon nomor urut 2 lebih menekankan penyaluran aspirasi rakyat serta mahasiswa dan harus dibuktikan dengan aksi nyata bukan sekadar omongan belaka. Mereka juga menambahkan bahwa soft skill seorang mahasiswa harus dilatih. Sehingga mereka dapat mencari pengalaman baru dengan menyuarakan aspirasi mahasiswa.

“Bagus, luar biasa. Alhamdulillah cukup antusias, senang melihat antusiasme dari teman-teman FEB yang mengikuti sejak awal sampai ditutupnya kampanye pada hari ini,” ujar Taqiyuddin. Acara ini memilki kekurangan yaitu keterlambatan acara dari jam 09.00 WIB menjadi 09.30 WIB dan tidak adanya MMT serta kurangnya komunikasi dari panitia dengan mahasiswa FEB.

 

Reporter : Olivia Gita Melinda, Karima Suci

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *