Kesma Sharing Center: Media Penyampaian Aspirasi Mahasiswa IESP

FEB Undip (14/5) – Himpunan Mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HMD IESP) menghelat acara Kesma Sharing Center (KSC) yang bertempat di Hall Gedung C FEB Undip. Acara ini merupakan salah satu langkah HMD IESP untuk mengadvokasikan aspirasi mahasiswa IESP terkait pelayanan akademik maupun fasilitas penunjang perkuliahan. Aspirasi yang terkumpul merupakan hasil dari penjaringan yang telah dilakukan oleh HMD IESP melalui kotak aspirasi baik secara online maupun penyebaran angket beberapa waktu yang lalu.

KSC dibuka dengan sambutan dari Ramadhan Mohamad selaku ketua panitia. Dalam sambutannya, Rama mengutarakan bahwa digelarnya KSC bertujuan untuk mengadvokasikan aspirasi mahasiswa IESP. “KSC merupakan bentuk advokasi dari berbagai macam keluhan mahasiswa IESP baik dari segi akademik maupun non akademik,” tukas Rama.

Berjalannya KSC juga turut dihadiri oleh Ahmad Syakir Kurnia selaku Kepala Departemen IESP, Asrifan selaku Kepala Bagian Tata Usaha, Supriyadi selaku Kepala Sub-Bagian Akademik, dan Dharmawan selaku Kepala Sub-Bagian Umum dan Pengelolaan Aset. Jalannya acara dipandu oleh Taufik Radhiansah yang bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Taufik menjelaskan bahwa dari aspirasi yang terkumpul, menunjukkan hasil yang bervariasi atas keluhan mahasiswa IESP baik dari segi akademik maupun non akademik. Dari pelayanan akademik, mahasiswa IESP mengeluhkan beberapa macam masalah seperti kedisiplinan waktu yang dimiliki oleh dosen, transparansi nilai, minimnya tenaga pengajar, dan lain sebagainya. Sedangkan dari sisi fasilitas, mahasiswa IESP mengutarakan keluhannya perihal fasilitas kelas yang kurang optimal, masalah wi-fi, rusaknya toilet, dan lain-lain.

Menanggapi permasalah terkait fasilitas, Dharmawan mengungkapkan bahwa sebenarnya pihak fakultas telah melakukan persiapan pembenahan dan sekarang prosesnya sedang dalam fase pengadaan. “Sebenarnya kalau perihal fasilitas yang sudah mulai rusak, pihak fakultas sudah mulai melakukan pengadaan barang dan InsyaAllah akan selesai setelah libur lebaran,” ujar Dharmawan. Dirinya menambahkan bahwa akan ada penambahan kursi-kursi baru dan juga AC di kantin FEB Undip.

Selanjutnya acara disambung dengan sesi pembahasan keluhan seputar pelayanan akademik. Menanggapi permasalahan yang ada, Syakir menekankan pentingnya efektifitas dan pengoptimalan tenaga pengajar yang ada di Departemen IESP. Akan tetapi, ia menyayangkan sistem yang berlaku membuat pihak Departemen IESP tidak mampu leluasa melakukan rekrutmen terhadap tenaga pengajar baru. “Sialnya, kita tidak menganut sistem bottom up, namun top down, yang membuat kita memiliki keterbatasan kewenangan dalam melakukan rekrutmen tenaga pengajar yang baru”. Syakir menambahkan bahwa berkurangnya kuantitas tenaga pengajar juga turut dipengaruhi oleh faktor personal seperti kendala kesehatan dosen, tuntutan pendidikan, serta tugas khusus. “Sebenarnya dosen seperti Pak Wahyu Widodo yang menjadi staf kepresidenan itu dibebaskan dari tugas mengajar, namun beliau masih memberi pengajaran kepada mahasiswa meskipun di hari Sabtu”.

Selain itu, Syakir juga berpesan kepada seluruh mahasiswa IESP untuk bebas menilai dan menyampaikan keluhannya perihal kinerja dosen. “Silahkan kalian dibebaskan untuk menilai kinerja dosen secara satu per satu. Keluhan yang kalian miliki juga bisa disampaikan secara tertulis kepada pihak departemen dengan tembusan ke pihak dosen yang bersangkutan,” jelas Syakir. Supriyadi juga mengutarakan bahwa pihak fakultas akan selalu mendukung setiap kegiatan departemen asalkan ada kesepakatan terlebih dahulu.

Pada penghujung acara, Asrifan menjelaskan bahwa pihak fakultas sangat terbuka akan segala keluhan yang dirasakan oleh mahasiswa baik dari sisi pelayanan akademik maupun fasilitas. “Bagi teman-teman mahasiswa yang mungkin memiliki keluhan, silahkan bisa menghubungi saya melalui WA. Saya tidak akan menutup segala saran ataupun kritik yang masuk, karena ini juga untuk kebaikan FEB,” tukas Asrifan.

KSC ditutup dengan penyerahan berkas aspirasi kepada para narasumber. Berkas berisikan aspirasi akademik diserahkan kepada Syakir, dan berkas aspirasi perihal fasilitas diberikan kepada Asrifan.

Reporter: Dirga Ardian Nugroho

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *