Kharisma: Dari Iseng Jadi Juara Favorit

FEB Undip – Diponegoro muda kembali menorehkan jejak prestasi di bidang karya tulis. Hal ini ditunjukkan dengan kemenangan Kharisma Nisa Rosandrani, mahasiswi Akuntansi FEB Undip dalam ajang Lomba Tulis Nasional 2014. Kompetisi yang diadakan oleh Lembaga Pers Jurusan HI FISIP Universitas Parahyangan, Bandung ini, berhasil menghantarkan Kharisma sebagai juara favorit.

Lomba esai yang mengangkat tema “Menuju Generasi Anti Korupsi” diselenggarakan selama periode 14 Februari hingga 20 April 2014. Peserta lomba dituntut untuk mengungkapkan pendapatnya mengenai berbagai macam korupsi yang terjadi, tidak hanya di kalangan petinggi-petinggi negara, namun di kalangan anak muda. Peserta juga memberikan pendapatnya tentang cara pemuda menyikapi korupsi agar generasi sekarang  tidak membawa budaya tersebut di masa berikutnya. Lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori A untuk usia 15-20 tahun dan kategori B untuk usia 20-25. Kompetisi diikuti oleh mahasiswa mulai Perguruan Tinggi di Jakarta, Malang, Makassar, Surakarta, Denpasar, hingga siswa SMA dari Bandung. Dalam lomba ini, Kharisma melalui beberapa tahap yaitu pengumpulan esai melalui email, penyisihan lima esai terbaik oleh dewan juri yang berasal dari pihak dosen Fakultas FISIP UNPAR, tahap presentasi, dan pemilihan tiga finalis best paper beserta juara favorit.

Kharisma mengaku tidak melakukan persiapan khusus dalam menulis esainya yang berjudul “Regenerasi Koruptor Negeri”. Selain karena sudah terbiasa menulis, Kharisma yang juga aktif di LPM Edents ini mengaku suka iseng mengikuti kompetisi gratisan. Pun ia mengatakan bahwa untuk presentasi, ia baru menyiapkannya ketika telah sampai di Bandung atau H-2 sebelum acara.

Strategi yang mengantarkan Kharisma sampai di posisi juara favorit adalah isi esai yang ringan. “Ketika yang lainnya agak sedikit ribet, lebih berat dengan teori sana-sini, aku lebih ke pemikiran sendiri, kan itu esai nggak pake yang berat-berat,” ujar Kharisma. Walaupun Kharisma dapat menghadapi kompetisi dengan mudah,  ia juga menemui hambatan seperti grogi ketika melakukan presentasi di depan orang banyak yang tidak dikenal dan tanpa satu orang pun supporter yang menemani. Kharisma membagikan tips and trik bagi siapapun yang ingin mengikuti jejaknya. “Sering-sering aja browsing di internet, karena kan sekarang sudah bebas banget, informasi darimana aja itu lengkap. Kalau emang kita mau nyari dan ulet banyak banget lomba-lomba yang ada di web, dan harus ngebiasain nulis dan baca,” tuturnya. (nq)

Reporter: Dara Ayu Ning Cahya Islami

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *