Kitabisa.com, Tumbuhkan Kepekaan Mahasiswa

50952414874381
doc. BEM Undip

Undip (22/10) – Mahasiswa yang disebut-sebut sebagai agent of change seharusnya bertindak menjadi penggagas ide-ide brilian yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat.  Kitabisa.com sebagai situs penggalangan dana secara online bekerja sama dengan BEM UNDIP Divisi Kesejahteraan Mahasiswa (Kesma) mengadakan acara bertajuk “Online Fundraising”. Bertempat di Gedung A Fakultas Kedokteran Undip, acara ini dimulai pukul 14.00 dengan dihadiri oleh 32 peserta dari dalam maupun luar Undip, serta perwakilan BEM Divisi Kesma dan Dimas dari universitas di Semarang.

Bertindak sebagai pembicara yaitu Muhamad Junaedi, mahasiswa Sastra Arab Universitas Indonesia 2012 yang merupakan koordinator kampus Kitabisa.com. Mahasiswa yang akrab disapa Juna ini memaparkan sebenarnya di dunia ini masih banyak orang baik dan Kitabisa.com merupakan sarana untuk menghubungkan orang-orang tersebut agar mau memberikan donasi. Sederhananya, Kitabisa.com merupakan sebuah kotak amal dalam bentuk virtual.

Dengan fokus Kitabisa.com yang sedang tertuju ke arah mahasiswa, Juna mengajak mahasiswa sebagai penggagas ide-ide brilian untuk mengajak masyarakat memberikan donasi. “Jadi mahasiswa itu bukan target donatur tapi target yang punya penggagas ide buat ngajakin orang-orang sekitarnya termasuk masyarakat gitu.”, tutur Juna.

Selain memperkenalkan Kitabisa.com kepada mahasiswa, Juna juga menjelaskan bagaimana seharusnya kita bersikap untuk mulai menjadi orang baik, yaitu peka terhadap sekitar. Mahasiswa harus mulai peka dengan isu-isu yang ada di sekitar kita. Mahasiswa tidak boleh menutup kuping dengan apa yang terjadi, dimulai dari lingkungan  sendiri.

Ditanya mengenai antusiasme mahasiswa di Semarang, Juna merasa masih sangat kurang. Dengan jumlah 32 peserta yang hadir baik dari dalam maupun luar Undip dirasa masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah peserta di Malang sebanyak 160 peserta yang hanya berasal dari Universitas Brawijaya saja. “Mungkin strategi publikasinya kurang tepat sih, jadinya kan kita sebutin pelatihan untuk Sosmas ya, harusnya terbuka buat umum aja. Jadi yang punya ide itu kan bukan cuma Sosmas, tapi semua mahasiswa bisa punya ide,” ujarnya.

Nizar Maulidina, perwakilan BEM KM UNNES Divisi Kesma sebagai peserta mengatakan bahwa acara ini sangat menarik karena bisa menjawab keingintahuan mahasiswa bagaimana  galang dana atau memberikan donasi. Sulit mendapatkan uang diakuinya menjadi salah satu kendala jika Divisi Kesma yang menjadi tempatnya berorganisasi sedang melakukan acara sosial berupa penggalangan dana.

Terakhir, Juna berpesan kepada mahasiswa agar terus menyumbangkan ide-ide brillian. Jika nantinya mahasiswa punya acara baik itu sociopreneur atau technopreneur, Kitabisa.com akan sangat senang jika diundang. “Kitabisa bakal senang banget buat berbagi pengalaman, jadi lebih dikenal juga dan impact-nya akan lebih besar.”, tutup Juna.

Reporter: Yulina Masyrifatun Nisa’

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *