KSEI Adakan Grand Opening Kursus Ekonomi Islam

FEB Undip (26/9) – Bertemakan Peranan Keuangan Syariah dalam Perekonomian Indonesia, Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) menyelenggarakan Grand Opening Kursus Ekonomi Syariah di Hall Gedung C FEB Undip. Acara ini merupakan rangkaian dari KES (Kursus Ekonomi Syariah) yang bertujuan untuk memasyarakatkan Ekonomi Islam. Tak hanya memperkenalkan tentang keuangan islam, acara ini juga memperdalam ekonomi pada sektor riil yang berbasis Ekonomi Islam. KES dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembacaan tilawah oleh Raihan Novianto dan Muhammad Fajri. Dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Agisa Alesandra, serta sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Rizal Hari Magnadi selaku perwakilan dari Dekan FEB Undip.

Pemaparan profil Bank Syariah Bukopin oleh Imam mengawali Grand Opening KES. Selanjutnya materi oleh Achma Machsuni, Tenaga Ahli Komisi XI DPR RI. Ia mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan revisi UU Bank Indonesia dan revisi UU perbankan. OJK juga telah membuat roadmap perbankan syariah, salah satunya mengenai pembiayaan ekspor. Materi ke dua disampaikan oleh Adityawarman selaku Akademisi FEB Undip yang memaparkan mengenai sistem keuangan Islam. Prinsip sistem keuangan Islam antara lain pelarangan riba, pembagian risiko, larangan melakukan kegiatan spekulatif, akad sesuai nilai syariah, serta aktivitas usaha sesuai syariah. Tujuannya yaitu demi kebaikan manusia itu sendiri, seperti menjaga agama, nyawa, akal pikiran, keturunan, dan harta benda. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa peluang yang dimiliki keuangan Islam ialah meciptakan nilai tambah, melalui mayoritas penduduk Indonesia adalah umat Islam, ekspansi keuangan syariah, serta pertumbuhan ekonomi positif. Sementara tantangan yang dihadapi oleh keuangan Islam yaitu keterbatasan SDM dan inovasi produk.

Kursus Ekonomi Syariah ini sebelumnya bernama KNKEI (Kuliah Non Kurikulum Ekonomi Syariah). Perubahan ini dilakukan agar ekonomi syariah dapat diikuti oleh semua orang dan tidak eksklusif bagi ekonomi syariah itu sendiri. KES berlangsung selama tanggal 23 September 2015-28 November 2015. Rangkaian Kursus Ekonomi Syariah dimulai dari Grand Opening, kursus, company visit ke BI dan Grand Closing. Kursus dimulai pada Sabtu (3/10) di Gedung B FEB Undip yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas dasar dan kelas lanjutan selama empat kali pertemuan. Peserta KES berjumlah kurang lebih 90 orang yang berdomisili di Semarang, sebagian besar merupakan mahasiswa dan beberapa diantaranya adalah pekerja. Tidak hanya dari Undip, beberapa universitas lain seperti UNIMUS, STIE BPD Jateng turut hadir dalam Grand Opening KES juga sebagai peserta KES.

Kendala yang dihadapi pada acara ini ialah pembicara yang tidak hadir. Namun karena pihak pembicara telah memberitahukan seminggu sebelum acara diadakan, panitia dapat mengatasinya dengan mencari penggantinya, yaitu Achma Machsuni. Ketua Panitia KES berharap kursus selanjutnya bisa berjalan lebih baik, serta materi yang disampaikan berkenan dan terserap oleh peserta. “Di akhir acara (grand closing) ada ujian, peserta harus konsisten ikut acara KES,” ujar Agisa.

Reporter : Afnurul Widya Permata

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *