KSEI Undip Raih Juara Pertama Artikel Ilmiah

FEB Undip – Bertajuk Peran Ekonomi Islam Terhadap Ekonomi Kreatif Pra-Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) berhasil menyabet juara pertama Artikel Ilmiah Ekonomi Islam pada 21 Desember 2014 lalu. Lomba ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Dakwah (Himmah) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, melalui kegiatan Himmah Shariah Economic Fair (HiShEF) 2014. HiShEF terdiri atas tiga kegiatan yaitu bazaar, seminar nasional, dan Temu Ilmiah Komisariat Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Semarang.

Lomba artikel yang dimenangkan oleh Ari Nugroho ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam kegiatan HiShEF  yaitu Temu Ilmiah Komisariat (Temilkom). Acara ini merupakan agenda tahunan FoSSEI Komisariat Semarang yang berupa lomba-lomba dalam ranah Ekonomi Islam. Kegiatan yang diadakan pada tanggal 20-21 Desember 2014 tersebut terdiri atas tiga lomba yaitu artikel ilmiah, MTQ, dan cerdas cermat yang diikuti oleh enam Universitas se-Kota Semarang yaitu Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Semarang, UIN Walisongo, STAIMAFA Pati, dan STAIN Salatiga.

KSEI sebenarnya mengirimkan tiga wakil pada Temilkom kali ini, yaitu dua tim untuk LCC dan satu wakil untuk artikel, tetapi dua tim LCC kurang beruntung. Ari mengemukakan bahwa ia mengikuti lomba artikel tersebut karena ingin berkontribusi dan menyumbangkan ilmu yang sudah ia dapatkan selama di KSEI. “Aku pengen ilmu yang aku dapatkan di KSEI itu bukan cuma buat diri aku sendiri, aku pengen berkontribusi secara nyata, caranya lewat artikel ilmiah itu,” tutur Ari.

Banyak membaca materi terkait dengan Ekonomi Islam serta menguasai materi yang akan  disampaikan merupakan kunci keberhasilan Ari dalam mengikuti lomba ini. “Tema artikelnya itu lumayan nyambung sama Temilnas yang akan diadain KSEI FEB Undip bulan Maret nanti, selain itu juga materi yang aku dapetin di LPM Edents juga berguna, Edents kan sempet ada Semnas Ekonomi Kreatif, jadi aku sambungin aja ekokraf masyarakat Islam sama MEA,” ujar Ari. Meski begitu, Ari mengaku mengalami berbagai hambatan dalam penulisan artikel berjudul “Spiritual Value Solusi Ampuh Rebut Pasar Ekonomi Kreatif pada MEA 2015” ini , seperti waktu yang bertabrakan dengan tugas kuliah dan organisasi yang tidak bisa ditinggalkan. Ari berharap agar ke depannya KSEI bisa mengikuti dan berkontribusi dalam lomba-lomba Ekonomi Islam selanjutnya, serta masyarakat dapat semakin mengetahui perkembangan Ekonomi Islam. (gt)

Reporter : Shelby Devianty Widodo

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *