Kuliah Umum Kewirausahaan, Arief: Perlu Dilakukan Restrukturisasi Pola Pikir

Undip (22/2) – Bertempat di Aula Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro , BEM FPP menyelenggarakan kuliah umum bertemakan “Strategi Peningkatan Daya Saing Bisnis dalam Industri Peternakan”. Hadir sebagai pembicara adalah Arief Daryanto (Direktur Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor) dan Desianto Budi Utomo (PT Chareon Pokphand). Kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pangan dan peternakan, diantaranya PT Chareon Pokphand dan PT Medion Farma Jaya.

Acara dimulai pukul 09.15 WIB dengan pertunjukan tari tradisional oleh mahasiswa. Setelah pertunjukan selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Andi Magdalena (PT Medion Farma Jaya), Mukh. Arifin (Dekan FPP), dan Yos Johan Utama (Rektor Undip). Pada kesempatan ini pula PT Chareon Pokphand menyerahkan beasiswa masing-masing sebesar lima juta rupiah kepada empat mahasiswa FPP, serta memberikan sumbangan berupa satu buah mesin pemerah susu. Masih dalam rangkaian yang sama, dilakukan launching buku yang ditulis oleh Arief Daryanto berjudul “Daya Saing dan Rantai Nilai Inklusif Industri Peternakan”.

Pada pukul 11.00 WIB moderator, Suharnomo (Dekan FEB Undip), membuka acara kuliah umum. Suharnomo menyampaikan bahwa walaupun hanya mengalami pertumbuhan sebesar 4,4% , sektor pertanian masih menjadi masa depan bangsa.

Arief Daryanto sebagai pembicara pertama menyampaikan materi tentang industri unggas di Indonesia, diantaranya structure of poultry industry, dan faktor utama transformasi industri perunggasan. “Perlu dilakukan restrukturisasi pola pikir pada orang Indonesia, karena penyumbang protein hewani terbanyak di Indonesia adalah daging ayam tetapi kebijakan yang dilakukan adalah diberlakukannya swasembada sapi,” jelas Arief.

Desianto Budi Utomo selaku pembicara kedua menyampaikan industri perunggasan dari sudut pandang mikroekonomi. Pada awal penyampaian materi, Desianto mengenalkan tentang kegiatan PT Cheroen Pokphand dan dilanjutkan dengan materi tentang entrepreneurship in poultry bussiness.

Di akhir acara, panitia membagikan hadiah utama berupa 3 buah handphone dan beberapa doorprise. Salah seorang peserta kuliah umum, Daffa Rizqi, berharap pattern kuliah umum seperti ini tetap dipertahankan. “Karena dapat memperkenalkan mahasiswa dengan sebuah ilmu yang mungkin tidak didapat di bangku kuliah,” kata Daffa.

 

Reporter: Fendiawan Adam

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *