Lawfest ‘Guncang’ Balai Kota Semarang

P_20160521_193256

Semarang (21/5) – Terdapat pemandangan yang berbeda di Balai Kota Semarang. Pasalnya Lawfest yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Fakultas Hukum Undip berhasil digelar. Lawfest sendiri merupakan salah satu acara yang independen karena tidak terikat oleh suatu organisasi manapun. Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Hukum Undip tahun ketiga atau semester 6 untuk menyambut kedatangan mahasiswa angkatan yang baru yaitu angkatan 2015.

Lawfest tahun 2016 ini mengusung tema “Explosion Through The Century”, memiliki konsep acara yang melibatkan musik-musik yang telah ada sejak tahun 90-an hingga saat ini tahun 2016. Menurut ketua panitia sendiri, Immanuel Nuansa Sanggam, selain untuk menyambut angkatan 2015, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Fakultas Hukum Undip kepada masyarakat kota Semarang. Kampanye yang dibawa bahwa mereka tidak hanya menonjol di bidang akademik, tapi juga dapat bergerak di bidang non-akademik. Acara Lawfest sendiri disambut positif oleh para masyarakat. Untuk dapat menarik animo penonton sendiri, pihak panitia menggratiskan harga tiket masuk dan terbuka untuk umum yang terbukti dapat mendorong masyarakat untuk memadati pelataran Balai Kota.

Ketika memasuki gerbang, para pengunjung akan melewati sebuah lorong yang telah dibuat panitia dan ditiap dinding baik lorong kanan maupun kiri terdapat berbagai foto band dan pemusik berbagai genre sehingga para pengunjung yang masuk akan merasakan atmosfir yang berbeda. Setelah keluar dari lorong, pengunjung akan menemukan banyak stand makanan dan minuman yang dijual untuk siap menemani para pengunjung yang datang.

Acara dibuka pukul 15.00 WIB yang diawali oleh finalis Band Audition. Kemudian dilanjutkan oleh band-band lokal dan beberapa band Indie, Something About Lola dan Lizzie berhasil memanaskan arena konser sebelum menuju acara puncak. Penampilan dari band-band tersebut sangat dinikmati para pengunjung, dibuktikan dengan kehebohan mereka di depan panggung saat penampilan band-band tersebut berlangsung.

Lizzie, salah satu pengisi acara yang merupakan band asal Bandung mengaku sangat terkesan dengan acara yang diadakan malam hari itu. Lizzie yang pertama kali tampil di kota Semarang sempat tidak menyangka dengan animo yang diberika oleh penonton. “Keren luar biasa, ga nyangka animo penontonya seru, crowd nya asik” Tutur Izma Imansjah yang merupakan Vokalis Lizzie. Lizzie pun berpesan agar acara serupa lebih banyak diadakan dan berharap bisa tampil kembali di Semarang.

Memasuki acara puncak, ditampilkan persembahan video dari para panitia Lawfest 2016 yang menggambarkan perjalanan mereka dari awal terbentuk. Immanuel juga menambahkan bahwa kepanitiaan yang telah terbentuk dari November 2015 ini, menemukan beberapa kendala seperti dana. Namun, semua itu dapat dikendalikan karena perjuangan para panitia yang tak kenal lelah dengan menggerakan tim sponsor dan danus. Selain itu, Immanuel juga menargetkan total pengunjung tahun ini lebih banyak dari tahun lalu yang dimana total pengunjung Lawfest tahun lalu sebanyak 7000 pengunjung.

Hari pun semakin gelap namun para pengunjung terus berdatangan untuk menyaksikan acara tersebut. Setelah penampilan dari beberapa band yang telah menghibur pengunjung dengan kebolehannya, terdapat penampilan dari mahasiswa FH Undip sendiri yaitu drama musikal komedi atau yang biasa dikenal dengan Kabaret Show. Kemudian dilanjut oleh Pompom Boys, penampilan yang juga ditunggu-tunggu oleh para pengunjung. Penampilan dari Pompom Boys dan Kabaret Show FH Undip berhasil mengundang gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari para pengunjung.

Akhirnya sampailah pada penghujung acara yang dimana sangat ditunggu para pengunjung khususnya kaum hawa, yaitu penampilan dari Teza Sumendra, artis ibukota yang menjadi guest star Lawfest 2016. Tepuk tangan meriah dan teriakan dari para pengunjung memenuhi Balai Kota Semarang malam itu. Teza Sumendra, penyanyi Indonesia yang memiliki genre musik Jazz dan R’nB itu memang sedang naik daun di kalangan kaum hawa saat ini. Selain parasnya yang menarik, suaranya yang khas tentu saja membuat pengunjung yang datang histeris. Teza membawakan sebanyak 10 lagu. Lawfest memang kerap mengundang guest star yang jarang bahkan belum pernah hadir di Semarang.

Tak terasa malam pun semakin larut, keheningan malam dipecahkan melalui “After Party” lewat penampilan Oswag x Hi/Lo yang sekaligus menutup rangkaian acara Lawfest 2016. Oswag x Hi/Lo sendiri beranggotakan duo electro-trap DJ yang berkolaborasi dengan gitaris dan drummer yang bertalenta.

Penyelenggaraan Lawfest tahun ini mendapat apresiasi dari penonton. “Kalau secara keseluruhan sih sudah lebih rapi dari Lawfest tahun lalu. Apalagi masih mempertahankan identitasnya sebagai acara gratis tapi tetap punya kualitas,” ungkap Sintong.

Reporter : Emmanuela Hanna R

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *