Mahasiswa FEB Sabet Juara II pada DEFINE 2017

FEB Undip (16/09) – Kabar gembira datang dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro. Tiga mahasiswa FEB Undip yakni, Jonathan Anugerah Hamonangan (IESP 2014), Faly Santoso (IESP 2014), dan Samuel Petra Novianto (IESP 2014) berhasil menyabet Juara II dalam Diponegoro Financial National Competition (DEFINE) yang diselenggarakan oleh Economic Finance Study Club (ECOFINSC) FEB Undip pada 13-16 September 2017 silam.  Ajang berskala nasional ini diikuti oleh mahasiswa dari beberapa Universitas di seluruh Indonesia.

Ajang ini membahas mengenai inovasi layanan keuangan bagi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. PFJ CT, nama team dari ketiga mahasiswa semester 7, sepakat untuk mengangkat sub tema tentang peran lembaga keuangan sebagai fasilitator sumber modal. “Jadi, karya tulis yang saya angkat ini berjudul Analisis Keputusan UMKM dalam Mengajukan Kredit Kepada Lembaga Keuangan. Hasil kesimpulan dari hasil research kami, lembaga keuangan dapat mengetahui bagaimana pertimbangan dalam pengajuan kredit UMKM. Sehingga informasi asimetris itu bisa dikurangi antara lembaga keuangan dan UMKM,” tutur Jonathan sebagai ketua tim.

Rangkaian acara dimulai dengan technical meeting yang mempertemukan 10 tim yang telah dinyatakan lolos pada tahap sebelumnya. Selanjutnya, di hari kedua para peserta lomba diminta untuk memaparkan mind map yang telah dibuat mengenai sub tema yang mereka ambil. Acara dilanjutkan dengan lomba debat antar tim yang disaksikan oleh juri dengan 5 mosi yang telah disediakan. “Debat ini yang jadi tahap paling deg-degan. Karena mosinya ada 5, lalu kami juga harus mencari sumber yang banyak banget untuk menjadi argumen. Jadi yang bikin tegang itu ketika argumen yang mau kami sampaikan lupa. Tetapi, Puji Tuhan, bisa berjalan dengan baik dan kami bisa melakukan debatnya dengan baik, lugas juga, dan argumen yang kuat.” jelas Jonathan.

Jonathan mengaku selama mengikuti rangkaian DEFINE 2017 tidak menemui kendala yang cukup berarti. Hanya saja persiapan menjelang hari-H dirasa kurang karena kesibukan dari masing-masing anggota tim. “Mungkin untuk persiapan lombanya karena kami semuanya organisatoris dan kami juga lumayan sibuk kemudian lagi tugas di kuliah, dan skripsi juga.” ungkapnya. Meskipun begitu, Jonathan bersama anggota teamnya mampu mengatasi kendala-kendala kecil selama acara dan semuanya berjalan lancar.

Jo, begitu ia kerap disapa, memberikan sedikit tips bagi mahasiswa yang ingin mengikuti perlombaan utamanya dalam penyusunan paper yang dibuat. Di antaranya adalah peka terhadap masalah-masalah maupun peristiwa yang ada di lingkungan sekitar. “Kita tuh harus rajin baca aja setiap hari tentang berita atau tentang fenomena yang terjadi pada saat ini yang tentunya juga berhubungan sama apa yang kita pelajari. Sehingga di saat kita sedang mengikuti paper begini, kita tidak terlalu panik tentang apa yang harus kita sampaikan mungkin di tahap debat, presentasi, dan segala rangkaian yang lain.” tegas Jo.

Reporter : Wakhidatun, Anggit

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *