Management Event 2018: Whisper The Spirit, Screaming to Winning!

FEB Undip (11/5) – Management Event (Manev) 2018 yang diselenggarakan oleh HMD Manajemen FEB Undip resmi berakhir. Penutupan acara Manev diselenggarakan bersamaan dengan acara Management Movement Party 2018 pada tanggal 11 Mei 2018 di Dome FEB Undip. Dengan mengusung tagline “Whisper the spirit, Screaming to winning”, HMDM berusaha mewadahi berbagai macam potensi yang dimiliki oleh mahasiswa Manajemen melalui beberapa perlombaan yang ada di Manev.

Manev berlangsung mulai dari tanggal 24 April 2018 hingga 11 Mei 2018. Manev menggelar dua kategori lomba, yakni lomba akademik dan lomba non akademik. Lomba akademik terdiri dari Ranking 1, Family 100, Kursi Pintar, dan Teka-Teki Smart. Sedangkan lomba non akademik terdiri dari Fun Volley, Futsal, Basketball, E-Sports dan Tour De Manager.

Menurut Warsito, Ketua Panitia Manev, acara ini merupakan suatu wadah pengembangan potensi yang disediakan oleh HMDM bagi para masyarakat Manajemen itu sendiri. Menurutnya, HMDM telah melihat banyak potensi yang dimiliki warga Manajemen, baik potensi akademik maupun non akademik. “Jadi, HMDM membuat wadah untuk masyarakat Manajemen yang tadi memiliki potensi itu supaya potensinya itu muncul dan bisa dikembangkan walaupun dengan cara yang lain,” tutur Warsito. Warsito juga menjelaskan bahwa Manev ini dapat mengembangkan pribadi masyarakat Manajemen, baik dalam memunculkan sportivitas maupun menumbuhkan tenggang rasa antarangkatan.

Warsito mengakui bahwa pelaksanaan Manev sempat menemui beberapa kendala seperti pengurusan gedung, transparansi yang kurang dari panitia, koordinasi yang kurang antarpanitia, dan kendala pengurusan surat izin. Namun terlepas dari semua kendala itu, rangkaian kegiatan Manev dapat terlaksana hingga acara penutupan. Dalam acara penutupannya diumumkan bahwa Juara Umum I diraih oleh angkatan 2015, Juara Umum II diraih oleh angkatan 2017, dan Juara Umum III diraih oleh angkatan 2016.

Warsito berharap agar ke depannya para panitia lebih merangkul satu sama lain dan dapat mengkaji kesalahan yang ada sehingga dapat mengetahui antisipasi yang harus dilakukan. Selain itu ia juga berharap untuk angkatan agar lebih menyatu. “Harapan kami ada beberapa orang yang dari hal kecil bisa mem-bonding angkatan sendiri dan mengenalkan antara satu angkatan dengan angkatan lain. Misalnya gini, dari hal kecil aja misal basket kamu melakukan pelanggaran ke orang lain. Pasti secara enggak sengaja tuh bisa buat kenal. Jadi, dari hal-hal kecil itu bisa buat kenal sama orang lain dan otomatis bisa bonding angkatan sendiri,” tutupnya.

Reporter: Amadea, Pras

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *