Manunggaling Wuri dan Tim 2 Darma: Be a Good Voter Choose Your Next Leader!

FEB Undip (30/10)-Telah berlangsung mimbar bebas Calon Ketua Himpunan Mahasiwa Departemen Akuntansi (HMDA) di Dome Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro dengan tema “Be a Good Voter Choose your Next Leader”. Acara pengenalan visi misi dan program kerja calon ketua HMDA yang direncanakan mulai pukul 14.00 WIB terpaksa dibuka pukul 15.30 WIB oleh pembawa acara. Kegiatan ini diikiuti oleh mahasiswa Akuntansi dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 2018 sampai angkatan 2015. Turut hadir juga Kepala Departmen Akuntansi FEB Undip, Fuad.

Dalam sesi pertama, Wuri Ismail dengan nomor urut satu dan Darmawan Citrajaya nomor urut dua diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi secara langsung di depan peserta mimbar bebas. Program unggulan nomor urut satu yaitu lebih fokus meningkatkan kebersamaan internal, bukan tertuju kepada program kerja eksternal Keluarga Mahasiswa Akuntansi (KMA). Guna meningkatkan kebersamaan, akan dilakukan peningkatan efektifitas kakak pembimbing saat masa pengenalan lingkungan kampus atau Atlas yang akan mempertanggung jawabkan dua puluh anak per pribadi. Sementara, Darma memperkenalkan program unggulan perbaikan relasi dan optimalisasi KMA dengan cara mengurangi program kerja yang dianggap kurang penting, serta ia mencanangkan Forum Lingkar Angkatan yang akan dilakukan tiga sampai empat minggu sekali.

Ketika ditanya oleh panelis mengenai hal apa yang paling dibutuhkan mahasiswa Akuntansi beserta kendala dalam perwujudan dan solusinya, nomor urut dua menjawab yang paling dibutuhkan mahasiswa Akuntansi adalah wadah untuk menampung semua aspirasi, bakat, dan minat mahasiswa. Untuk kendala, Darma menjelaskan jika hubungan antara pengurus KMA dan anggota belum maksimal, masih ada pemikiran yang menganggap KMA adalah milik pengurus sehingga tercipta jarak antara pengurus dan anggota. Solusinya, Darma menghimbau teman-teman Akuntansi untuk bersama-sama membangun himpunan dan mensejahterakan mahasiswa. Wuri menekankan, hal yang paling dibutuhkan mahasiswa akuntansi yaitu pengayoman dari segala bidang, seperti akademik, minat bakat, juga bidang kesejahteraan mahasiswa. Kendala yang diungkapkan oleh nomor urut satu berupa sifat individulais yang masih dimiliki mahasiswa. Mereka lebih mementingkan keperluan pribadi dibandingkan keperluan angkatan. Untuk mengatasi kendala, Wuri memberikan solusi dengan melakukan pendekatan person by person serta memanfaatkan kuantitas pengurus KMA untuk merangkul teman-teman akuntansi.

Tidak hanya menjawab pertanyaan dari panelis, kedua calon juga menjawab pertanyaan dari Fuad, ketua departmen akuntansi FEB Undip mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan calon untuk meningkatkan iklim akademis. Nyaris sama, kedua calon mengandalkan program kerja seperti Race, pelatihan PKM, tim lomba, dan Dash untuk meningkatkan iklim akademis.  Kemudian, dibuka termin tanya jawab perwakilan dari angkatan 2018, 2017, 2016, dan 2015. Termin ini berlangsung hangat. Secara garis besar penanya meminta pandangan serta jawaban calon mengenai persepsi mahasiswa akuntansi mengenai pengurus KMA yang ekslusif serta mempertanyakan program kerja yang dilakukan sebelumnya. Baik nomor urut satu dan nomor urut dua berharap agar seluruh mahasiswa akuntansi dapat mengubah persepsi tersebut, karena KMA bukan milik pengurus melainkan milik mahasiswa akuntansi FEB Undip. Dengan demikian, pengurus dan anggota harus saling bersinergi untuk akuntansi yang lebih baik.

Mengenai kepemimpinan, Wuri menekankan pada pemimpin yang bisa dijadikan contoh dan bisa merangkul serta mengayomi semua anggota. Sebagai contoh, pemimpin harus mampu bersikap baik dan menjadi tauladan. Berbeda dengan Wuri, Darma mengungkapkan, seorang pemimpin adalah pribadi yang maju paling depan dan duduk paling belakang, oleh karena itu seorang pemimpin adalah pribadi yang berkompeten juga siap mendengarkan semua saran kritikan dari orang lain.

Terakhir, Erle selaku ketua suksesi HMDA 2018 menyampaikan harapan “ Semoga akuntansi mendapatkan pemimpin yang lebih baik, bijaksana dan bertanggungjawab, dan mengayomi seluruh warga akuntansi di periode 2018-2019 dan tidak juga meninggalkan hal-hal yang buruk untuk akuntansi.”

Reporter: Suci, Olivia, Yunnita.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *