Masyarakat Cerdas Hasil Pers Berkualitas

(2) Veronica-Febriana-Nugraheni

     Membicarakan meneganai pers merupakan suatu pembahasan yang cukup menarik. Pernahkah kita membayangkan jika pers tidak pernah hadir dan tidak pernah tercipta dalam kehidupan masyarakat? Darimanakah masyarakat di seluruh belahan dunia akan mendapatkan informasi? Berbagai arus informasi yang diterima oleh masyarakat, baik dari madia cetak maupun elektronik dalam berbagai bentuk  tidakl terlepas dari peranan pers.

     Secara luas pers diartikan sebagai suatu media massa yang berhubungan dengan dunia jurnalistik yang digunakan sebagai penyampai berbagai informasi berupa tulisan, suara, gambar, data, grafik. Pers didalam menyampaikan informasi seharusnya bersifat bebas, sehingga muncullah suatu istilah yang disebut sebagai kebebasan pers. Melihat dari setiap unsurnya, kebebasan pers dapat diartikan  sebuah hak yang dimiliki oleh pers untuk dapat mencari serta menyajikan berita secara bebas tanpa dihalangi oleh pihak mana pun. Kebebasan yang dimiliki tentunya tidak dapat digunakan untuk hal–hal yang melanggar hukum, harus sesuai dengan batasan perundang–undangan yang telah ditetapkan pemerintah.

     Seiring dengan berjalannya waktu, saat ini istilah mengenai kebebasan pers nampaknya mulai salah dimaknai. Pers yang seharusnya menyajikan informasi secara jujur, sesuai fakta, dan juga tidak memihak kini tidak lagi demikian sepenuhnya. Pers yang mampu menghadirkan informasi sesuai ketentuan yang ada dapat disebut sebagai pers yang berkualitas. Namun kualitas tersebut tidak hanya dinilai sebatas pada konten–konten berita atau pun informasi yang dihasilkan oleh pers. Jika mau disebut sebagai pers berkualitas, maka harus mampu bertahan ditengah persaingan yang ketat dan mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat.

     Berkembangnya kebebasan pers yang berkualitas dari tahun ke tahun akan mempengaruhi masyarakat untuk berubah menjadi masyarat cerdas. Ketika pers menjalankan fungsinya dengan benar, maka seluruh rakyat akan dididik menggunakan informasi yang mencerdaskan. Tetapi dalam hal ini, pers bukanlah sebagai satu-satunya faktor yang menentukan. Rakyat yang cerdas tidak dihasilkan dalam waktu yang singkat, tidak ada yang instant. Diperlukan waktu yang cukup panjang agar bisa menghasilkan masyarakat cerdas. Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah, apakah masyarakat Indonesia sudah menjadi cerdas berkat kualitas dari pers yang bebas ini? Setiap orang tentu akan memiliki persepsi dan pendapatnya masing-masing.

     Terlepas dari berbagai pendapat yang ada, keberadaan pers di Indonesia tetap memiliki peran kuat dalam mendorong tumbuhnya masyarakat yang cerdas. Salah satu contoh nyata peranan tersebut dapat kita lihat saat menjelang pemilihan umum (pemilu) di Indonesia. Pers telah mampu menggerakkan rakyat untuk turut berpartisipasi aktif dalam politik. Rakyat yang mungkin sebelumnya hanya diam dan dapat dikatakan pasif, kini mulai tergugah dengan pemberitaan–pemberitaan media.  Selain itu, dengan adanya pemberitaan  yang bersifat bebas, pers disebutkan sebagai unsur penting untuk dapat mewujudkan pemilu yang jujur dan adil melalui penyajian informasi berkualitas. Dengan demikian, maka akan menghasilkan rakyat sebagai pemilih–pemilih yang cerdas.

     Tidak hanya memiliki peran selama pemilu, munculnya pers seharusnya juga memiliki fungsi entertain untuk menghibur masyarakat dengan berbagai tayangan hiburan yang cerdas. Disamping itu semua, satu hal penting yang perlu dicapai adalah kehadiran pers harus mampu mempengaruhi cara berpikir dan pandangan masyarakat ke arah positif. Melihat betapa pentingnya hal–hal tersebut, marilah kita pergunakan pers yang bersifat bebas ini menjadi sesuatu yang berkualitas sehingga dapat benar–benar mencerdaskan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

SAMSUNG CSC

Veronica Febriana Nugraheni

Mahasiswa Manajemen 2015, Universitas Diponegoro

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *