Mengenal Lebih Dekat Fadho Rifqi Hanintya, Calon Ketua HMD Manajemen Nomor Urut 1

Apa motivasi Anda mencalonkan diri menjadi ketua HMDM?

Pertama motivasi saya ya, kenapa kok tiba-tiba seorang Fadho tuh mau buat nyalon jadi ketua MSA karena yang pertama kali yang paling umum ya itu adalah dukungan dari banyak orang. Kan dari MSA sendiri ada tujuh atau lima list orang yang akan dimasukkan dan akan ditanyain, waktu itu yang kebetulan ya aku akhirnya sama Nundy mau maju. Tapi ada alasan khusus juga kenapa aku kok pengen maju MSA. MSA sekarang ada banyak keresahan di MSA itu. Tapi semakin ke sini semakin ga jelas, ini masih.. tapi malah semakin menumpuk. Di situ aku pengen hadir di sini untuk membawa perubahan.

Apa visi dan misi Anda?

Kalau visi, yang visi yang jelas aku pengen revitalisasi peran MSA 2018. Intinya ya aku ke depan tujuannya ingin kembali lagi fungsi MSA kepada fungsi utamanya yang sudah lama hilang. Maksudnya bukan hilang sih, sudah melenceng kayak gitu. Dan kalau misinya aku bawa untuk mengembangkan.. memfokuskan himpunan, terus sudah ada pengembangan akademik, ada fokus efisiensi program kerja melalui POAC. POAC tahu kan? Sama akar dan nilai.. mau menanamkan akar dan nilai budaya MSA kepada seluruh fungsionaris.

Apa keunggulan Anda dibanding calon-calon yang lain? Mengapa mahasiswa harus memilih Anda untuk menjadi ketua HMD?

Yang pertama keunggulan saya dibanding calon-calon yang lain, kalau mungkin Nundy atau dan yang lain-lain itu masih maju berdasarkan.. maksudnya alasan dia kenapa maju itu belum jelas dan program yang dibuat belum jelas. Bawa perubahan, bawa perubahan, dia belum punya data detail mengenai perubahan apa yang dilakukan, itu belum jelas. Cuma kalau aku sendiri dari apa yang.. aku ingin membawa perubahan ini grand designnya jelas, datanya ada, survei nya ada, ada orangnya langsung tadi di sana untuk mengemukakan apa yang harusnya diubah dan lain-lain, dan aku sudah 2 tahun berkutat dengan itu. Tapi aku tahun pertama emang sudah bawa.. sudah mulai menggagas perubahan. Tahun kedua aku sudah mulai ada SAITAMA, ada kajian MSA kayak gitu buat Manajemen. Kayak gitu aja.

Bagaimana cara Anda untuk menarik minat calon pemilih agar memilih Anda pada suksesi nanti?

Kalau soal politik praktis, aku ngga terlalu mencoba untuk “Ayo milih saya”, ngga. Aku Cuma hanya menawarkan konsep ke mereka bahwa kalau kalian punya keresahan yang sama, kalo kalian punya keinginan yang sama untuk merubah MSA, mari join sini. Jadi intinya kalau keinginan untuk mengubahnya sama, ayo marilah bersama-sama. Karena mungkin bedanya dengan yang lain adalah keinginan untuk mengubahku jelas. Aku tau habis ini mau kemana bahkan sampai teknis pun sudah ku tuliskan. Jadi mungkin yang belum sampai ke anak-anak itu, jadi anak-anak, orang-orang itu tau bahwa aku ingin merubah, Nundy ingin merubah, tapi belum tau bedanya di mana.

Apa harapan Anda terkait pelaksanaan suksesi himpunan di FEB?

Suksesi himpunan di FEB karena tidak diatur oleh, maksudnya peraturannya tidak diatur oleh Senat, hanya diserahkan kepada panitia Suksesi itu sendiri, Saya harapkan banyak berkoordinasi dengan Senat. Meskipun dari panitia Suksesi di himpunan itu tidak diatur oleh Senat, tapi akan sangat baik untuk dikoordinasikan. Karena apa? Karena apabila peraturan itu dilepaskan kepada tim sukses bisa jadi bahaya. Karena tim sukses.. tim Suksesi itu sendiri kan belum.. ada yang bahkan belum dasar, ada yang belum TLF, jadi banyak pengetahuan yang belum mereka tau. Ketika aku sebagai calon mengoreksi, takutnya dan emang sudah terjadi aku dianggap ambis, atau aku dianggap keras, atau dianggap kok ini orang pengen banget dapet jabatan. Kayak gitu. (sdw)

Reporter : Amadea Arum

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *