Mengenal Lebih Dekat Wuri Ismail, Calon Ketua HMDA Nomor Urut 1

Apa latar belakang Anda mencalonkan diri sebagai Ketua Himpunan?

Jadi, di KMA sendiri itu calonnya ada dua. Kedua calon ini tuh dipilih oleh semua pengurus KMA dan juga angkatan 15, itu yang menentukan. Menurut saya kenapa saya bisa terpilih dicalonkan karena saya orangnya yang sudah siap untuk menjadi ketua, seperti itu.

Apa visi dan misi yang Anda miliki?

Ya mungkin visi misi yang saya bawakan lebih fokusnya ke solid dan kontibutif. Jadi, dari dua visi yang saya bawakan ini yaitu solid dan kontributif, yang pertama untuk angkatan yang lebih solid, yang kedua internal KMA sendiri yang terus solid. Terus kontributif untuk departemen, fakultas maupun universitas. Selain itu juga kontributif dalam hal bagaimana merangkul mahasiswa, dan kontributif untuk mengikuti lomba di bidang akademik maupun non-akademik, jadi seperti itu.

Bagaimanakah langkah Anda menggaet suara dari mahasiswa untuk memilih Anda?

Jadi ketika saya ditanyakan bagaimana cara menggaet suara mahasiswa, saya lebih banyak berkampanye lewat media sosial dan dan lewat class to class. Ketika kita lewat media sosial, kita bisa meangkul semua mahasiswa yang tidak aktif di dalam kampus. Jadi mereka tetap bisa melihat secara terus. Saya juga membuat Official Account (OA) untuk meramaikan Suksesi ini, dan semua orang bisa tahu bagaimana visi dan misi saya ke depannya.  Jadi melalui kampanye online dan kampanye class to class inilah kita menyampaikan visi misi kita dan mengajak mereka untuk memilih saya sebagai Ketua KMA.

Apa harapan anda untuk keberlangsungan suksesi himpunan kali ini?

Untuk keberlangsungan Suksesi ini sebenarnya sudah sangat baik, dimana di situ sudah ada iklim persaingan. Walaupun calonnya saya sama lawan saya adalah teman, di sini kita dituntut profesionalitas. Kita memang sudah membuat kesepakatan bagaimana caranya untuk ke depan yang lebih baik dan jangan sampai ada perpecahan di dalam KMA itu sendiri. Ya harapannya seperti itu. Jadi untuk ke depannya kita membangun KMA bareng – bareng. Jangan sampai ada permasalahan ataupun perpecahan untuk akuntansi itu sendiri.

Reporter: Yunita Nurul Aeni

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *