Meski Sempat Diguyur Hujan, Mahasiswa Baru Tetap Antusias Ikuti Penutupan ODM 2016

20160814_071721

Undip (14/8) – “Beri aku satu Diponegoro Muda, maka aku akan goncangkan dunia,” Itulah kalimat dari Rektor Undip, Yos Johan Utama,  yang membakar semangat mahasiswa baru Undip tahun 2016. Meski hujan sempat mengguyur, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat Diponegoro Muda –sebutan mahasiswa baru Undip-  untuk hadir dalam penutupan ODM 2016 di Stadion Undip Tembalang. Sebelumnya, mahasiswa telah menjalani sosialisasi jurusan dan pendidikan karakter di fakultas masing-masing pada 9-13 Agustus silam.

Sama seperti tahun sebelumnya, pada penutupan ODM 2016 ini juga dilakukan pembentukan formasi untuk kemudian difoto menggunakan kamera drone. Setelah pembentukan formasi dan akibat hujan yang semakin deras, mahasiswa baru dievakuasi untuk sementara waktu menunggu hujan reda. Kemudian setelah hujan reda barulah mahasiswa kembali memasuki lapangan utama stadion untuk mengikuti rangkaian acara.

Dibuka dengan sambutan oleh Yos Johan Utama selaku Rektor Undip, ODM 2016 juga turut dihadiri oleh jajaran wakil rektor, jajaran dekan fakultas, Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Undip (IKA Undip), serta Moh. Nasir selaku Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dalam Sambutannya, Nasir berharap agar mahasiswa Undip mempersiapkan diri guna menghadapi era persaingan global. “Sekarang ini eranya persaingan. Kita adalah penduduk global. Baik persaingan antar Negara, persaingan antar universitas, persaingan antar fakultas, dan persaingan individu,” ungkapnya.

ODM 2016 mengambil tema Realisasi Astha Brata dalam Jiwa Diponegoro Muda Untuk Undip menuju Golden Era. Tema ini juga sesuai dengan bentuk formasi mozaik yang dibuat dalam ODM 2016. “Realisasi Asta Brata, jadi Asta Brata terdiri dari 8 nilai yang kita lambangkan dengan 8 warna. Jadi kita bikin konsep mozaik yang eyecatching . Jadi kita (mozaiknya –red) seperti bunga lotus,” ujar Istata Luqman selaku ketua panitia ODM 2016. Terkait hujan yang sempat turun,  Istata mengaku hal tersebut bukan merupakan kendala besar, akan tetapi hujan merupakan pemberian tuhan yang harus disyukuri.

Peserta ODM 2016 disuguhi dengan berbagai macam penampilan, seperti Drumband dari TNI AD, Pawai Organisasi Derah (Organda) dam UKM, Tari Tradisional Jawa oleh UKM Kesenian Jawa, serta penampilan musik perkusi  oleh mahasiswa Teknik Planologi.

Olgi, salah seorang mahasiswa baru Fakultas Kedokteran mengaku terkesan dengan pagelaran penutupan ODM 2016. “Acaranya seru dan menarik juga, ada pembuatan mozaik dan ada flashmob nya sendiri. Yang pasti meski ada kekurangan tapi bisa membuat panitia bekerja lebih baik lagi,” ujar mahasiswa asal Salatiga ini. Hal senada juga dirasakan oleh Menristekdikti yang kami temui usai acara. “Saya sangat senang sekali dengan adanya kegiatan ini, mencerminkan kebersamaan antara mahasiswa baru, mahasiswa senior, dengan dosen,” tuturnya. Nasir berharap ODM 2016 dapat menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa baru. Acara penutupan ODM 2016 ditutup dengan pawai fakultas dan flashmob yang dilakukan oleh seluruh peserta dan panitia.

Reporter : Rismanto, Sadewa

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *