Mimbar Bebas Bubar di Tengah Jalan, Mahasiswa DIII Kecewa

FEB Undip (3/11) – Gegap gempita jelang dilaksanakannya pemungutan suara pemiltas Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip 2015 terasa gaungnya sampai ke FEB Pleburan. Rangkaian kegiatan Pemiltas FEB 2015 mulai dari pendaftaran sampai pengambilan nomor urut telah dilalui masing-masing calon, kini rangkaian kegiatan tersebut telah mencapai tahap kampanye dengan diselenggarakan mimbar bebas yang bertempat di taman DIII FEB Undip Pleburan.

Mimbar bebas yang dihadiri oleh lima orang panelis yaitu ketua HMJ DIII Akuntansi, ketua HMJ DIII Perpajakan, ketua HMJ DIII Manajemen Perusahaan, Senat FEB Komisi IV, dan Mawapres ini semula dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WIB, namun baru dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. “Kami mengalami sedikit kendala berupa sulitnya perizinan untuk meminjam peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk mimbar bebas di DIII ini,” keluh Bara Bahtiar selaku ketua panitia Pemiltas 2015 ketika ditanya mengenai alasan keterlambatan acara. Namun setelah molor hampir satu jam akhirnya acara mimbar bebas bisa dimulai. “Ya, tadi sudah di backup teman-teman DIII sehingga peralatan-peralatan yang dibutuhkan bisa dipinjam,” sambungnya.

Acara dimulai dengan pemaparan visi dan misi masing-masing calon ketua BEM, pasangan nomor urut 1, M. Irfan Priambodo – Sayogya, berkesempatan memaparkan visi misinya terlebih dahulu yaitu Mewujudkan Harmonisasi di Lingkungan FEB Undip, diikuti oleh pasangan nomor urut dua, Hudzaifah dan M. Aziz Hidayatullah, dengan visinya Berkarya Karena Cinta dari Ekonomi untuk Indonesia.

Mimbar bebas berlangsung lancar, “Acara sejauh ini sudah berlangsung dengan lancar dan sesuai,” ungkap Bara Bahtiar ditemui ditengah pemaparan visi dan misi calon ketua BEM. Namun saat sesi tanya jawab baru dimulai pada pukul 16.45, pasangan calon nomor urut dua yaitu Hudzaifah dan M. Aziz Hidayatullah meminta jeda waktu dikarenakan Hudzaifah sakit. Panitia sempat akan mengundur sesi tanya jawab hingga selesai sholat maghrib. Namun setelah panitia pemiltas melakukan diskusi dengan kedua pasangan, akhirnya diputuskan bahwa mimbar bebas DIII diberhentikan.

“Sebenarnya dia dari kemarin sudah sakit, karena dari kemarin dia juga harus mengikuti lomba tingkat nasional, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada panitia dan kepada mahasiswa yang telah hadir,” kata calon wakil ketua BEM nomor urut dua M. Aziz Hidayatullah. Sementara Irfan Priambodo mengatakan bahwa tidak adil jika mimbar bebas tetap dilakukan mengingat salah satu calon dalam keadaan sakit. “Kami menyadari bahwa kesehatan teman kami jauh lebih penting, maka lebih baik kita dari pasangan nomor urut satu lebih memilih mundur daripada dilanjutkan tetapi tidak fair,” ungkap Irfan Priambodo.

Kekecewaan diungkapkan oleh mahasiswa yang hadir pada mimbar bebas sore itu, “Saya kecewa ya, katanya sakit dari kemarin, tapi di S1 pagi tadi dia bisa, di D3 malah mundur,” ungkap Chandra Tema, mahasiswa DIII Perpajakan. Hal senada juga diungkapkan Artina Anggraini, “Lumayan kecewa juga, tapi mau gimana lagi, kesehatan calonnya tidak memungkinkan,” katanya. Chandra berharap, siapapun yang terpilih sebagai ketua dan wakil ketua BEM kelak, dapat membuat FEB menjadi lebih baik lagi. Sementara Artina mengatakan, “Semoga Pemiltas berjalan lancar, dan ketua BEM yang terpilih bisa lebih memperhatikan kami di DIII,” tutup mahasiswa DIII Akuntansi ini. (gt)

Reporter : Ahmad Rodhi Sulaiman

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *