Mimbar Bebas Pemiltas FEB Undip 2016

14773684470541

FEB Undip (25/10) – Mimbar bebas calon ketua dan wakil ketua BEM FEB Undip yang berlangsung di Dome FEB telah selesai dilaksanakan. Dalam mimbar bebas ini hanya ada satu pasang calon yaitu Muhammad Yusuf Alfatah (Manajemen 2014) dan Rifki Hanif J (IESP 2014). Acara dibuka oleh wakil ketua panitia pemilihan raya (Pemira) FEB, Septiansyah Surahman dan dilanjutkan sambutan dari Pembina BEM FEB yaitu Adi Firmansyah. Dalam sambutannya, ia berpesan agar Pemira tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tetap menjaga sportivitas sampai terpilihnya ketua dan wakil BEM FEB nantinya.

Pasangan ini mengusung visi “Bersama membangun FEB yang lebih progresif”. Dengan menekankan pada keharmonisan bagi setiap warga FEB Undip mereka (pasangan calon-red) mengusung program-program yang meningkatkan iklim berprestasi bagi mahasiswa FEB Undip kedepannya. Sehingga akan yang tersusun dalam “Kabinet Progresif”

Setelah pemaparan visi dan misi dari calon dan wakil ketua BEM FEB dilanjutkan dengan pertanyaan dari panelis. Panelis pertama ialah Ari Nugroho selaku Mawapres FEB Undip 2016 yang menanyakan tentang bagaimana cara meningkatkan minat riset bagi mahasiswa FEB. Pertanyaan tersebut dijawab oleh calon dengan cara mewajibkan bagi mahasiswa baru untuk membuat progam krativitas mahasiswa (PKM). Dan program pembinaan riset bagi mahasiswa yang akan difasilitasi oleh divisi penelitian dan pengembangan.

Menurut Mustofa Hanif, Akuntansi 2014 selaku ketua Pemira FEB Undip, tujuan acara ini adalah untuk mengenalkan calon ketua dan wakil BEM FEB Undip 2017 kepada mahasiswa FEB yang  belum mengetahui secara detail calon yang akan mereka pilih nantinya. Hanif mengungkapkan beberapa kendala yang dialami panitia dalam mempersiapkan acara ini yaitu kurangnya koordinasi, baik antarpanitia umum maupun dengan panitia khusus. Harapan setelah terlaksananya acara ini ialah mahasiswa akan lebih tahu dan kenal dengan calon ketua dan wakil ketua BEM FEB Undip 2017.

Salah satu peserta mimbar bebas Zidny Fakhruzi Ahmad mengungkapkan alasannya berpartisipasi dalam acara ini yaitu agar lebih tahu dalam memilih. Menurut Zidny, acara ini memiliki kekurangan diantaranya keterbatasan bertanya bagi panelis maupun peserta yang datang. Ia berharap agar BEM FEB nantinya lebih aktif dan turut membaur dengan warga FEB serta acara Pemira tahun depan dapat lebih baik lagi.

Reporter : Fauzan, Nisa Nurokhati

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *