Optimalkan Bonus Demografi, Ciptakan Kebanggaan pada Indonesia

2013.1

Prestasi Indonesia dan Limpahan Sumber Daya

Meskipun telah meraih kemerdekaan selama 71 tahun, namun berbagai permasalahan di Indonesia terus mencuat dan tak kunjung terselesaikan. Mulai dari maraknya tindak korupsi, birokrasi yang berbelit-belit, hingga kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan yang diberikan, membuat kinerja pemerintah selalu menjadi sorotan. Namun dibalik semua itu terdapat berbagai prestasi yang patut dibanggakan dari Indonesia, baik di bidang ekonomi, budaya, pemerintahan, lingkungan, maupun pertahanan dan keamanan.

Dilansir dari kompasiana.com, salah satu prestasi di bidang ekonomi yang patut dibanggakan yaitu ketika Indonesia berhasil memperoleh peringkat 15 besar dunia sebagai  negara dengan GDP (Gross Domestic Product) tertinggi. Prestasi ini diperoleh saat Indonesia masih dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Pada era tersebut pula, Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia setelah Tiongkok, serta menjadi anggota G-20. Disamping itu, Indonesia juga dinilai sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi paling stabil di dunia walaupun sedang dilanda krisis global.

Prestasi masyarakatnya pun tak kalah hebatnya, keikutsertaan mereka dalam ajang perlombaan skala nasional maupun internasional acapkali membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Sebut saja Rio Haryanto, salah satu pemuda yang berhasil mengharumkan nama Indonesia lewat ajang balap F1. Usia muda yakni 23 tahun tak membuatnya gentar dalam menghadapi pesaing yang lebih dewasa serta memiliki jam terbang yang lebih tinggi dalam dunia balap. Tentulah tidak mudah bagi Rio untuk bisa berpartisipasi di ajang internasional setara F1, dibutuhkan tekad dan perjuangan keras untuk bisa mencapai prestasi hingga seperti sekarang ini.

Selain memiliki masyarakat yang berprestasi, Indonesia juga dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Tanah yang subur, keanekaragaman hayati, serta beraneka macam tambang seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, dan emas pun bisa ditemukan di Indonesia. Tak hanya itu, seluruh kekayaan alam tersebut pula yang berhasil menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemilik tambang emas potensial dan pengekspor minyak kelapa terbesar di dunia.

Bonus Demografi dan Peran Pemuda

Kualitas sumber daya manusia dan limpahan sumber daya alam merupakan modal besar bagi kemajuan suatu negara. Oleh karena itu, kita sebagai pemuda bangsa harusnya sadar bagaimana cara untuk membawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Namun, permasalahan yang seringkali terjadi adalah kurangnya rasa nasionalisme atau kebanggaan dari masyarakat Indonesia terhadap negaranya. Sehingga mereka acuh tak acuh dalam proses pembangunan saat ini. Padahal Indonesia sedang mengalami bonus demografi, dimana kebanyakan penduduk Indonesia berada dalam usia produktif dan menurunnya rasio angka ketergantungan penduduk.

Bonus demografi ini bisa menjadi berkah atau bumerang bagi Indonesia jika tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. Beberapa Negara Asean melewati bonus demografi dalam rentang waktu 2010-2050. Tidak seperti Thailand dan Singapore  yang telah melawati masa keemasan sebelum tahun 2010, Indonesia sejatinya telah menikmati dividen demografi sejak tahun 1980. Kini Indonesia terus bergerak menuju masa windows of opportunity yang diprediksi terjadi tahun 2030. Windows of opportunity adalah level terendah dari rasio dependen dalam fase bonus demografi.

Laporan McKinsey Global Institute memprediksi perekonomian Indonesia pada tahun 2030 akan mengalahkan Jerman dan Inggris. Prediksi tersebut didasarkan pada pemetaan demografi Indonesia saat penduduk usia produktifnya memiliki daya saing yang lebih tinggi. Selain itu, jumlah penduduk kelas menengah pada tahun 2040 diprediksi berada pada kisaran 80 persen dari jumlah penduduk keseluruhan.

 Hal ini tentunya dapat memacu proses pembangunan nasional serta menjadi modal bagi Indonesia untuk menggerakkan roda perekonomian. Terlebih, di tahun 2045 Indonesia akan menghadapi generasi emas yaitu 100 tahun Indonesia merdeka.  Oleh karena itu, perlu adanya revolusi mental dan penanaman jiwa nasionalisme sejak dini agar pemuda Indonesia dapat mencintai dan melakukan yang terbaik untuk negaranya.

Bangga Indonesiaku

Kita patut bangga terhadap esksistensi Indonesia yang telah berhasil menorehkan berbagai prestasi di kancah Internasional. Jangan sampai prestasi yang telah diraih Indonesia tertimbun oleh maraknya kasus-kasus buruk yang tak kunjung usai seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hingga akhirnya minim apresiasi terhadap segala prestasi yang ditorehkan. Negara yang hebat adalah negara yang belajar dari sejarah. Bagaimana kita mampu belajar dari kesalahan di masa lalu untuk bisa memperbaikinya pada masa yang akan datang.

Oleh : Muslimah Mahmudah

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *