Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut, LPM Edents Hadirkan Redaktur Senior Suara Merdeka

PicsArt_03-19-08.03.11

FEB Undip  (19/3) –  Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Edents menggelar acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) di gedung B Fakultas Ekonomika dan Bisnis. PJTL ini  bertujuan memberikan wawasan baru dan pelatihan kepada Edentser (sebutan untuk anggota Edents – red) mengenai bidang jurnalistik. Acara yang dihadiri oleh 60 Edentser dari angkatan 2013 hingga 2015 ini dimulai pukul 09.00 dan dibuka oleh sambutan Handre Diono selaku ketua acara.

PJTL kali ini menghadirkan Sasongko Tedjo selaku Redaktur Senior Suara Merdeka. Selain menjadi Redaktur Senior Suara Merdeka, Sasongko juga aktif menjadi dosen tamu di pascasarjana Ilmu Komunikasi Undip. Pria yang pernah aktif di LPM Edents ini diadulat menjadi pembicara pertama dan menjelaskan materi tentang Depth Reporting. Depth Reporting adalah segala tulisan yang membuat pembaca mengetahui seluruh aspek yang terjadi pada subyek dan kepastian informasi yang diberikan. “Artinya mengabarkan kepada kita mengenai keseluruhan apa yang terjadi untuk mendapatkan kelengkapan,” ujar pria kelahiran Semarang, 23 Februari 1960 ini. Tujuan adanya Depth Reporting adalah untuk mendapatkan pengisahan subtansi dan memahami objek/permasalahan secara utuh.

Selain menyampaikan tentang Depth Reporting, Sasongko juga menjelaskan tentang Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang wajib dimiliki oleh setiap anggota pers. Seluruh jurnalis diharuskan untuk mematuhi KEJ, baik profesional maupun pers mahasiswa. “Bukan hanya pers umum (yang wajib mematuhi KEJ -red), tetapi juga pers kampus. Kan mulai belajar (jurnalistik -red) dari kampus,” ungkap Sasongko.

PJTL dilanjutkan dengan materi kedua yakni pelatihan membuat poster sederhana yang dibawakan oleh Julius Endryawan selaku staf divisi artistik. Dalam sesi ini, Julius mengajak dan melatih Edentser untuk membuat sebuah desain poster. Di akhir sesi ini, dipilihlah satu desain poster terbaik yang kemudian mendapatkan penghargaan.

Materi terakhir disampaikan oleh Taufik Akbar dari Perhimpunan Seni Foto Mahasiswa Universitas Diponegoro (PRISMA Undip). Taufik menjelaskan fotografi merupakan sesuatu yang penting untuk mendukung aktivitas Jurnalistik. Taufik lebih menekankan pada penyampaian materi Story Photo yang secara umum digunakan sebagai foto dalam dunia jurnalistik. Story Photo adalah serangkaian foto yang memiliki nilai berita tersusun secara sestematis, berkelanjutan, dan saling melengkapi satu dengan yang lainnya. “Dalam fotografi Jurnalistik untuk pengambilan foto di suatu acara harus memiliki nilainya seperti mengabadikan foto dalam hal-hal yang simbolis,” ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi 2011 ini

Pelaksanaan PJTL kali ini tidak luput dari kendala, seperti waktu yang relatif singkat. “Persiapan yang cukup singkat karena hanya dalam waktu sebulan. Namun, kami bersyukur dapat melaksanakan acara tersebut dengan baik dan dapat mendatangkan narasumber yang ahli di bidangnya. Sehingga dapat berbagi ilmu kepada Edentser”, ujar Handre Diono. Pelaksanaan PJTL kali ini juga mendapat respon positif dari para Edentser.  “Ya acaranya asyik, seru, bermanfaat juga, dan bisa dapat ilmu baru,”ujar Dewi Hastuti. Setelah pelakasanaan PJTL ini, Handre berharap para Edentser dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh ke dalam produk-produk Edents.

Reporter : Oktapiyani

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *