Perjuangan Warga Kendeng Buntu, Ini Pernyataan Sikap BEM Undip

aksi

Undip (24/4) – Bertempat  di bundaran gerbang masuk Undip, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) melangsungkan aksi solidaritas dan doa bersama untuk warga Kendeng. Aksi ini dimulai sekitar pukul 09.45 WIB, dalam aksi ini turut hadir Aditya Nurullahi selaku Menteri Sosial dan Politik  BEM UNDIP sekaligus sebagai Koordinator Lapangan Aksi Solidaritas dan Doa Bersama. Aksi solidaritas ini merupakan acara internal yang diadakan oleh BEM Undip.

Aksi dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan petani Kendeng yang berunjuk rasa di Jakarta, terlebih lagi karena adanya petani yang meninggal petani Kendeng yang mengikuti aksi cor semen di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. “Kita mencoba menyampaikan pesan solidaritas kita bahwasanya kita menolak perusakan lingkungan. Kemudian kita juga berusaha untuk mendesak dari presiden itu sendiri melalui para petani atau demonstran di depan istana dan agar presiden mau menegakkan keadilan seadil-adilnya” tutur Aditya.

BEM Undip memulai aksi pada pukul 09.30 WIB, dengan melakukan short march sembari menyanyikan lagu perjuangan dari Student Center Undip menuju bundaran gerbang masuk Undip. Peserta aksi berjalan kaki membawa banner bertuliskan “Solidaritas Untuk Kendeng”. Tiba di lokasi, peserta aksi solidaritas dan doa bersama langsung menyerukan orasi mereka terkait pendirian pabrik semen Kendeng serta belasungkawa terkait meninggalnya peserta aksi cor semen di depan Istana Merdeka.

Aksi solidaritas berlangsung selama satu jam. Sebagai penutup aksi ini, Aditya membacakan pernyataan sikap BEM UNDIP terhadap perjuangan rakyat Kendeng yang tak kunjung menemui titik terang. Aditya berharap agar aksi ini mampu menyadarkan warga Undip sendiri bahwasanya ada sesuatu yang salah dengan negeri ini, terlebih dalam hal keadilan. Adapun isi dari pernyataan sikap BEM Undip:

  1. Menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pejuang kartini Kendeng, Bu Patmi (48) dalam perjuangannya untuk menuntut keadilan serta menyerukan setiap pihak untuk berdoa bersama.
  2. Mendesak Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia untuk menemui para peserta aksi #DipasungSemen2 serta mendengarkan aspirasi mereka.
  3. Menuntut pemerintah pusat maupun pemerintah Jawa Tengah untuk serius dan komitmen dalam menegakkan keadilan dan penghormatan terhadap hukum tanpa memandang ras, golongan, dan jabatan serta berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. (Sdw)

Reporter : Fendiawan Adams, Wakhidatun Nurokhmah

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *