PJTD Langkah Awal Mengenal Dunia Jurnalistik

20160917_134113
Peserta PJTD saat sedang praktik menulis berita (doc.Edents)

FEB Undip (17/9) – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) 2016 merupakan salah satu dari rangkaian open recruitment Lembaga Pers Mahasiswa Edents (LPM Edents). Bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai 2 FEB, acara ini dimulai pukul 10.00. PJTD 2016 dibuka dengan sambutan oleh Tio Kurniawan selaku ketua panitia, dilanjutkan dengan sambutan Akbar Sih Pambudi selaku Pemimpin Umum Edents dan Darwanto selaku Pembina Edents.

PJTD 2016 mengusung tema “The First Step to be Great Journalist” dengan harapan PJTD 2016 menjadi langkah pertama para peserta agar mereka bisa menjadi jurnalis yang baik dan memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ).  PJTD juga sebagai bekal calon magang Edents dalam pembuatan majalah semu seperti yang diungkapkan Tio Kurniawan. “Tujuannya sebagai bekal para calon magang Edents agar tidak kesulitan dalam pembuatan majalah semu. Lalu jika mereka sudah diterima di Edents mereka sudah punya wawasan misal untuk pembuatan berita, bagaimana cara untuk wawancara dan lainnya,” ujar Tio.

Materi pertama disampaikan oleh Alan Ray Farandi selaku alumni Edents angkatan 2012. Dalam kesempatan kali ini Alan menyampaikan materi mengenai teknik reportase, bagaimana alur penulisan reportase, serta langkah-langkah melakukan reportase. Alan juga menyampaikan mengenai bagaimana teknik melakukan wawancara dan tahapan wawancara.

Berlanjut ke materi kedua yang disampaikan oleh Nur Wahidin selaku Pemimpin Redaksi Edents. Mahasiswa yang akrab disapa Wahid ini menyampaikan tentang Kode Etik Jurnalistik  (KEJ) dan depth reporting (laporan mendalam). “Depth reporting yaitu segala tulisan yang membuat pembaca tahu mengenai seluruh aspek yang terjadi pada subyek dan kepastian informasi yang diberikan,” terang mahasiswa IESP 2013 ini. Peserta PJTD kemudian melakukan praktik wawancara dan menulis berita dengan dipandu oleh Wahid.

Materi terakhir yakni membuat desain yang menarik disampaikan oleh Anastania Shafira selaku Pemimpin Artistik Edents. Menurut mahasiswa Manajemen 2013 ini, membuat desain yang menarik haruslah memperhatikan warna, ukuran, pasar yang dituju, dan konsistensi.

PJTD tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. PJTD tahun ini dibuka untuk umum serta untuk pemberian materi menggunakan silabus jurnalistik. Meski ada beberapa kendala seperti keterlambatan acara, namun acara berjalan dengan lancar hingga akhir. Kesan selama mengikuti PJTD 2016 datang dari peserta, salah satunya dari Nisa.”Acaranya seru ya, itu sangat memberikan pengetahuan terutama bagi teman-teman yang ingin masuk Edents tapi terhalang oleh pikiran bahwa mereka tidak mengerti jurnalistik,” ungkap Nisa. Ia juga menambahkan bahwa PJTD dapat menjadi bekal dirinya agar dapat menjadi jurnalis yang baik.

Reporter : Dian Fauziyah

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *