Rihlah, Pererat Silaturahmi Peduli Dhuafa-Panti Al-Firdaus

Tampak beberapa peserta rihlah yang sedang melakukan games (dok. Edents)

FEB Undip (16/6) – Peduli Dhuafa (PD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap adik-adik panti. Kali ini PD mengajak adik-adik panti Al Firdaus untuk rihlah, menghilangkan kepenatan sejenak. Acara yang bertempat di Pusat Kegiatan Kepramukaan Candra Birawa, Gunung Pati ini membuat antusias baik adik-adik panti maupun anggota PD. Pada pukul 08.00 wib, seluruh peserta sampai di lokasi.

Peserta yang mengikuti acara rihlah ini berjumlah 74 orang. Jumlah tersebut terdiri dari adik-adik panti, anggota PD, dan Mizan Kompartemen. Setibanya dilokasi mereka langsung dibagi kelompok kecil untuk melakukan games yang sudah disediakan oleh panitia. Panitia menyiapkan 4 jenis games yang kesemuanya mampu menarik antusiasme para peserta.
Games tersebut dibuat bukan hanya untuk bersenang-senang, namun terkandung makna didalamnya. Vita selaku ketua panitia menuturkan bahwa selain untuk bersenang-senang, rihlah juga bertujuan mempererat tali persaudaraan antara adik-adik panti dengan anggota PD.Senada dengan Vita, Solehan selaku pengasuh panti pun berharap rihlah dapat menjadi ajang silaturahmi, saling mengenal, dan berhubungan. Ia berharap hubungan yang telah terjalin diantara panti Al-Firdaus dan PD dapat berlanjut hingga akhir nanti.
Setelah seluruh games dimainkan, para peserta kembali ke pendopo untuk beristirahat sembari menikmati makan siang. Meski rihlah telah terlaksana, namun masih menyimpan beberapa kenapa dalam pelaksanaannya. “Kendalanya itu awalnya kami pesimis akan peserta yang hadir karena H-7 belum ada yang confirm, namun pada saat hari H peserta berdatangan diluar dugaan, sehingga kami harus menambah konsumsi,” tukas Vita.
Mia, salah seorang adik panti mengaku sangat senang mengikuti rihlah, “ seru acaranya, kakak-kakaknya lucu, bisa tambah akrab juga sama kakak-kakaknya,” ujarnya. Setelah makan siang dan salat dzuhur berjamaah, seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing.
Reporter : Anih Purwanti
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *