Roadshow Pertamax “APAIDEMU” 2014 : Aku dan Ideku Bikin Indonesia Bangga!

Undip (3/10) – PT. Pertamina bekerja sama dengan AIESEC Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan acara bertajuk Pertamax “APAIDEMU 2014” pada Jumat (3/10). Digelar di Gedung Prof. Soedarto Undip, acara ini merupakan rangkaian dari roadshow PT. Pertamina di tujuh kota besar Indonesia, yakni Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jakarta, Makassar, dan Padang.

Antusiasme peserta di acara ini terlihat dari jumlah peserta yang membludak hingga tempat duduk yang disediakan tidak mencukupi. Seminar dibuka oleh perwakilan dari rektor Universitas Diponegoro dan menghadirkan Imam Subchan seorang entrepreneur sukses dan Muhammad Resa selaku Asisten Manager Brand Communication Pertamax.

Dalam sesi pertama, Resa memaparkan maksud dan tujuan dari PT. Pertamina mengadakan program Pertamax “APAIDEMU” 2014. “Kami tak hanya ingin mencari ide-ide yang segar dan kreatif saja tetapi sekaligus kami memberikan wadah positif bagi generasi muda untuk menambah wawasan dan berbagi cerita,” papar Resa. Ia berharap kehadiran dua pembicara muda inspiratif yang nantinya akan berbagi pengalaman dan perjuangan mereka dapat meracuni anak muda Semarang secara positif. Resa menambahkan, bentuk kebanggaan dan bakti yang diwujudkan Pertamina serta Pertamax untuk Indonesia, salah satunya melalui program ini. Sehingga ia berharap dapat menemukan bibit baru yang memberikan ide inspiratif  untuk membangun bangsa Indonesia.

Tak ingin kalah dengan Resa, Imam Subchan pun memberikan semangat kepada para peserta seminar. ”Inti dari kesuksesan adalah berani bermimpi dan berjuang untuk mewujudkan. Terkadang mimpi bermula dari sekedar sebuah ide,” tuturnya. Ia mengatakan bahwa seseorang tak boleh sekali-klai meremehkan ide–ide yang berkecamuk di kepala. Karena meski sederhana, jika ditekuni dapat menjadi solusi atau alternatif dari permasalahan sosial.  Imam menambahkan bahwa anak muda harus memiliki karakter dan value yang siap untuk menghadapi dan berkompetisi di dunia global untuk membanggakan Indonesia.

Sesi selanjutnya diisi oleh Arfi’an Fuadi dan M. Arie Kurniawan, founder dan co-founder D-Tech engineering yang merupakan pemenang lomba desain komponen jet di Amerika Serikat. Arfi’an dan Arie membagi pengalamannya selama berkompetisi di negeri Paman Sam tersebut. ”Dalam lomba itu, saya dan Arie satu-satunya peserta yang hanya lulusan SMK, yang lainnya rata-rata para sarjana yang sudah S3 atau S2. Tapi kebanyakan mereka meneliti mengenai engineering,” tukas Arfian. Hasil karya dari kakak-beradik ini berhasil meraih juara pertama dari 700 karya desain mengalahkan para sarjawan dan peneliti dunia. “Pesaing kita itu lumayan berat, ndak main-main. Kami mengalahkan salah satu peneliti tenama dari Inggris dan para doctor Phd dari Amerika Serikat,” ujar Arie dengan bangga. (nq)

Reporter: Nungky Dwinurtanto

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *