“SEBAYA”, Pengenalan Budaya Jawa Sejak Dini

Semarang (22/3) – Salah satu proposal Program Kegiatan Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) usulan mahasiswa Universitas Diponegoro berhasil didanai Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen DIKTI). PKM-M karya Delima Rahayu (FKM 2012), Ulfa Isnani (manajemen 2012), Deanisa Korifias (Tekhnologi Hasil Perikanan 2012), serta Yanty Yosephin (Biologi 2013) ini berjudul “SEBAYA”, Upaya Menumbuhkan Seni dan Donalan pada Anak Usia Dini.

Delima dan tim mengaplikasikan proposal PKM-M tersebut di salah satu Taman Kanak-kanak di daerah Tembalang, yakni TK 33 PGRI Sumurboto pada Sabtu (22/3). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengenalkan budaya dan kesenian Jawa kepada murid-murid TK. Acara dibuka oleh Priyadi Nugraha, dosen pembimbing PKM-M “Sebaya” serta Kepala TK 33 PGRI Sumurboto.

Dalam kegiatan ini, murid-murid TK 33 PGRI Sumurboto diminta untuk menyebutkan wayang-wayang dan punakawan yang ditampilkan di layar proyektor. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu Jawa, seperti, Suwe Ora Jamu, Cublak-Cublak Suweng, dan Gundul-Gundul Pacul. Selanjutnya mereka disuguhkan dengan video tentang wayang. Antusiasme murid-murid saat belajar budaya Jawa terlihat saat Delima, Ulfa, Deanisa, dan Yanti dengan dibantu guru oleh TK membimbing murid-murid bernyanyi, belajar, dan menulis. Setelah kegiatan berakhir, murid-murid diminta untuk membawa kuisioner untuk diisi oleh orang tua masing-masing dengan tujuan untuk mengetahui respon, pendapat, dan antusiasme orang tua tentang kegiatan ini.

“Alasan kita adalah untuk melestarikan budaya Jawa karena kebanyakan dari anak-anak zaman sekarang banyak bermain gadget dan tidak tahu budaya Jawa,” ujar Delima ketua pelaksana kegiatan. Menurutnya, antusiasme dari orang tua murid belum terlihat, karena hanya sedikit orang tua yang menemani anaknya dengan alasan sibuk meski pihak TK 33 PGRI telah menyampaikan kegiatan ini. “Murid-murid TK juga ada yang sudah tahu tentang wayang, ada yang belum tau sama sekali, sangat beragam dan menggemaskan,” lanjut Delima. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama dua kali dalam seminggu yakni hari Jumat dan Sabtu dari pukul 08.00-10.00 hingga akhir bulan April 2014.(nq)

Reporter: Ridho, Hana

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *