Seminar Mawapres Nasional: Set Your Goals High, Reach Your Dream High

FEB Undip (31/10) – Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) bersama dengan pihak Dekanat Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bekerja sama adakan Seminar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Nasional di Hall Gedung C FEB Undip. Hadir sebagai pembicara adalah Jawwa Durrohman selaku Finalis Mawapres Nasional 2015, Rizky Diba Avrita yang merupakan perwakilan Mawapres FEB Undip 2014, dan Staf Ahli Bidang Kemahasiswaan, Rizal Hari Magnadi. Seminar bertujuan untuk meningkatkan minat para mahasiswa dalam pencapaian prestasi menjadi seorang mawapres. Selain itu, untuk pihak dosen wali, acara ini juga dapat digunakan sebagai media evaluasi untuk mahasiswanya. Tema yang diambil adalah Set Your Goals High, Reach Your Dream High, digunakan sebagai acuan agar budaya mahasiswa FEB yang sejak awal tidak mengarah ke bidang akademik, untuk selanjutnya dapat tumbuh menjadi suatu minat.

Materi pertama disampaikan Diba yang mengupas tentang beasiswa. Diba memberikan beberapa tips agar mudah mendapatkan beasiswa. Pertama, perlu menentukan jenis beasiswa yang ingin didapatkan. Jenis yang dimaksud adalah beasiswa berupa money, training development, social project, job channel atau beasiswa yang mencakup seluruh jenis. Setelah mengetahui jenisnya, Diba menjelaskan langkah berikutnya yaitu mencari informasi terkait, membangun strategi perencanaan, dan menumbukan sikap konsisten, pantang menyerah, berpikir positif serta keep learning.

Jawwa sebagai pembicara kedua memaparkan seluk beluk tentang mawapres. Dia memberitahukan link mengenai panduan seleksi mawapres nasional sebagai acuan menjadi seorang mawapres nasional. “Untuk menjadi berprestasi harus menjadi positif yaitu think positive, feel positive, dan act positive,” papar Jawwa. Selanjutnya, materi terakhir disampaikan oleh Rizal Magnadi yang menjelaskan tentang universitas dan fakultas berbasis riset. Rizal mengatakan bahwa FEB saat ini sedang mempersiapkan fasilitas untuk diskusi antara mahasiswa dengan dosen.

Muhammad Syaifullah sebagai ketua panitia mengatakan jika persiapan yang dilakukan sedikit mendadak. Melihat jadwal FEB yang padat serta mengingat acara ini merupakan proker dari hmjm dan dekanat, maka penentuan mengenai kapan acara dilaksanakan sangatlah mepet. “Acaranya udah bagus, gratis, dan mengundang mawapres nasional, tapi antusiasme terhadap kegiatan ini masih sedikit,” kata Syaifullah tentang kendala yang dihadapi. Selain itu, respons dosen wali untuk mengirim satu perwakilan dari perwaliannya masih kurang. Melihat antusiasme peserta yang datang, walaupun dirasa masih kurang tetapi mereka cukup senang dengan dihadirkannya pembicara yang berkualitas. “Acara bagus. Tadi pembicaranya sharing pengalaman mereka dan itu keren-keren semua dapat memotivasi,” kata Ineke, salah satu peserta seminar.

Terakhir, Syaifullah berharap agar budaya terhadap riset dan akademik khususnya mawapres bisa dikembangkan. Kualitas fasilitas sudah tersedia hanya minat mahasiswa yang kurang sehingga diharapkan budaya tentang riset dan akademik dapat tumbuh apalagi kita sekarang sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang harus meloloskan banyak riset. (gt)

Reporter : Dian, Anisa

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *