Seminar Nasional Provel Ciptakan Mahasiswa yang Kritis Akan Isu Terkini

20160910_130606

Semarang (10/9) – The Project of Economic Development (Provel) 2016 merupakan suatu acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HMJ IESP) FEB Undip. Pada tahun ini, rangkaian acara Provel resmi ditutup dengan seminar nasional yang mengangkat tema Pembangunan Infrastuktur untuk Memperkuat Fondasi Dimensi Unggulan. Menurut Putra Agung selaku ketua panitia acara tujuan diadakannya seminar ini yakni menciptakan mahasiswa yang kritis dan tanggap dengan isu-isu terkini. Seperti pembangunan infrastruktur untuk memperkuat dimensi unggulan.

Bertempat di Gedung Gradika Bhakti Praja, acara ini menghadirkan beberapa pembicara di antaranya yaitu Urip Sihabudin (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Jateng), Dwi Kusnanto ( General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY ), Tri Prantoro (Perwakilan Dirjen Ketenagalistrikan), Akhmad Syakir Kurnia (Akademisi Undip) serta Firmansyah (Akademisi Undip). Secara garis besar, mereka menjelaskan tentang bagaimana peran pemerintah dalam pembangunan infrastruktur Indonesia yang belum maksimal.

Indonesia yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Ironisnya, hampir seluruh kekayaan alam Indonesia digerus dan dibawa oleh pihak asing. Pemerintah dalam hal ini, justru tidak mampu menjamin ketersediaan energi bagi kebutuhan di dalam negeri, sehingga ketahanan energi nasional menjadi lemah.

Antusiasme dari peserta seminar yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini terbilang tinggi mengingat acara ini diadakan H-2 Idul Adha. Diakui Putra, terjadi beberapa kendala dalam persiapan hingga pelaksanaan acara ini, “Kendala awal seperti yang beli tiket cuma sedikit. Tapi akhir-akhir pada H-1 minggu acara, sudah mencapai target.” ujarnya.

Pengumuman pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan persembahan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Jawa sekitar pukul 14.00 WIB, menjadi penghujung acara ini. Juara LKTI tersebut yakni Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai juara pertama, kemudian Universitas Indonesia (UI) sebagai juara kedua, disusul juara ketiga diraih oleh Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS). “Harapannya, semoga mahasiswa lebih kritis menghadapi masalah dan isu-isu terkini di Indonesia dan dapat impelementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.” ujar Putra mengenai harapan setelah diadakannya acara ini.

Reporter : Dewi, Oktapiyani

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *