Seputar Pemira Undip : Di FEB, Dari 750 Surat Suara Hanya 366 yang Terpakai

 PhotoGrid_1450370849953[1]

FEB Undip (17/12) – Hari ini Univeritas Diponegoro menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip. Pemira di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) berlangsung di Dome. Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka pukul 09.00, terlambat satu jam dari jadwal seharusnya yaitu pukul 08.00. Keterlambatan ini disebabkan oleh ketidakhadiran saksi yang bertugas untuk membuktikan bahwa kotak suara masih kosong. Panitia Pemilihan (Panlih) akhirnya mengambil saksi dari salah satu mahasiswa FEB.

Mahasiswa FEB yang memiliki hak pilih adalah mahasiswa aktif tahun 2012-2015. Status keaktifan mahasiswa dapat dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), kartu presensi Flazz, maupun kartu perpustakaan. Sebelum menggunakan hak pilihnya, mahasiswa diharuskan mengisi daftar hadir pemilih.

Total mahasiswa FEB yang memiliki hak suara sebanyak 750 orang, namun yang menggunakan hak suaranya hanya 366 orang. Tetapi menurut Nisa selaku koordinator TPS FEB, antusiasme mahasiswa FEB tahun ini sudah lebih dari cukup.

Panitia mengakui kendala Pemira tahun ini berada pada waktu, tenaga, dan kotak suara. “Kendala keseluruhan mungkin waktu dan tenaga dari TPS dan panlih, SDM-nya nggak banyak. Terbatas gitu. Dan surat suara tahun ini yang dibutuhkan juga banyak,” terang Nisa. Selain itu, panitia juga kesulitan mencari kotak dan bilik suara karena pada 9 Desember kemarin baru saja diadakan Pilkada serentak. Untuk mengatasi kendala tersebut, panitia akhirnya mendatangkan kotak suara dari Kota Salatiga.

Desca, salah satu mahasiswa FEB yang menggunakan hak pilihnya, menuturkan pentingnya mengikuti Pemira ini. “Menurutku penting banget berpartisipasi dalam Pemira ini. Mulai tahu dari identitas, pengalaman, dan prestasi calon ketua dan wakil ketua, tahu visi misi dan proker (program kerja-red) mereka,” ujar mahasiswa Akuntansi 2015 ini. Ia juga menuturkan bahwa Pemira ini menentukan nasib Undip satu tahun ke depan.

Rangkaian Pemira akan berlanjut dengan penghitungan Suara di Balai Kemitraan Polisi, Masyarakat, dan Mahasiswa (BKPMM) Tembalang. Namun, beberapa fakultas menghitung hasil suara di fakultas masing-masing dikarenakan mereka juga melakukan pemilihan ketua dan wakil ketua BEM tingkat fakultas.

Reporter : Dias, Yuhana

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *