Simposium Bersama Tokoh Nasional Buka Diponegoro School of Nation

PicsArt_12-08-05.33.18

Undip (8/12) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro (BEM Undip) menggelar Diponegoro School of Nation (DSN) 2015 pada Selasa (8/12) hingga Sabtu (12/12). Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada mahasiswa di bidang edukasi, kepemimpinan, serta kewirausahaan sebagai solusi permasalahan bangsa. Rangkaian acara DSN 2015 dimulai dengan simposium yang menghadirkan beberapa tokoh nasional seperti  Hidayat Nur Wahid, Zainul Bahar, Hari Mulyanto, dan Yoyok Riyo Sudibyo. Selain tokoh-tokoh nasional, simposium ini juga dihadiri oleh 60 mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Bertempat di Gedung Prof. Soedharto, S.H, acara yang dimulai pukul 09.00 ini membahas tentang solusi untuk mengatasi permasalahan bangsa. Hidayat Nur Wahid menuturkan bahwa gotong royong merupakan medan terbaik untuk menyelamatkan bangsa Indonesia. Wakil Ketua MPR RI ini juga mengatakan bahwa siapa saja dapat menjadi pahlawan untuk menyelamatkan Indonesia dengan cara memberikan yang terbaik kepada rakyat. Selain itu, Yoyok Riyo Sudibyo selaku Bupati Batang menjelaskan solusi permasalahan bangsa dari sudut pandang eksekutif. Ia mengatakan menjadi pemimpin tidak semudah yang dibayangkan. Menjalankan peran sebagai pemimpin juga merupakan tanggung jawab besar. “Kuncinya untuk generasi muda adalah dengan disiplin dan semangat. Orang yang berhasil adalah orang yang berani mengambil resiko,” ujar Yoyok.

Menurut Fans Ramadhan selaku wakil ketua pelaksana, simposium ini memiliki konsep seperti kuliah umum yang menggunakan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicaranya. Tidak hanya untuk memotivasi, simposium ini juga bertujuan untuk memperkenalkan DSN, tokoh-tokoh nasional, serta nilai-nilai kebangsaan kepada mahasiswa. Meski demikian penyelenggaraan simposium ini bukanlah tanpa kendala. “Dengan berbagai hambatan saat acara dibuat seperti pembuatan surat yang lama, masalah-masalah birokrasi dan panitia yang kurang gerak cepat,” ujar Fans.

Peserta yang datang memberi tanggapan positif terkait penyelenggaraan simposium ini. “Acara yang dibuat sangat menarik dan memotivasi sekali untuk mahasiswa, menjadikan para mahasiswa sadar akan peran yang seharusnya dijalani,” ujar salah satu peserta, Andri Priono. (nw)

Reporter : Oktapiyani

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *