Siska dan Satu Lagi Kisah Kemenangannya

Lagi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menorehkan prestasinya di ajang Andalas Accounting National Events (Accounts)2013 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Andalas (Unand) Padang. Prestasi tersebut berhasil diraih Harlinda Siska Pradini, mahasiswi jurusan Akuntansi angkatan 2009. Siska, begitu ia disapa, memperoleh juara pertama dalam paper competition yang bertajuk Corporate Social Responsibility and Sustainable Business. Sedang juara kedua dan ketiga disabet oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Setelah dinyatakan lolos 30 besar, pada tanggal 15-16 Maret 2013, Siska dan ke-29 peserta lainnya mempresentasikan buah pikirnya dihadapan dewan juri pun rival mereka.
Siska saat menerima piala.

Berawal dari ide skripsinya, Siska kemudian mengembangkan ide tersebut dalam karya yang berjudul Rekonstruksi dan Aktualisasi Isu Perubahan Iklim Melalui Pengungkapan Neraca Karbon. “Kebetulan skripsi saya mengenai green house gas emition tapi lebih ke kuantitatif. Dari skripsi itu, saya akhirnya mempunyai gagasan untuk menciptakan sistem neraca karbon,” tutur Siska. Ia menambahkan, bahwa dari membaca jurnal dan literatur mengenai perubahan iklim, ia menemukan kelemahan-kelemahan dari sistem pengungkapan emisi  gas rumah kaca di Indonesia.

Karya tulis yang mengangkat isu lingkungan ini bertujuan untuk menyampaikan kepada publik bahwa sebenarnya perusahaan memiliki kewajiban untuk menurunkan emisi  gas rumah kaca. “Harapannya, ketika saya menyampaikan karya tulis ini kepada publik, ada kesadaran baik itu dibidang praktis maupun akademik,” tutur Siska.
Menangnya Siska dalam ajang tersebut bukanlah tanpa perjuangan. Proses pembuatan karya tulis tersebut dilakukan dalam waktu satu minggu dan sesekali berdiskusi dengan dosen pembimbing skripsinya. “Diskusi dengan dosen pembimbing disela-sela saya ngerjain skripsi, selain itu kalau ada waktu luang saya koreksi. Jadi sebenarnya paper-nya nggak terlalu banyak,” ungkapnya saat ditemui reporter Edents. Karena baru kali pertama mengikuti lomba bidang akuntansi (biasaya IESP), Siska menyadari bahwa riset akuntansi cukup menarik, “baru tahu bahwa riset akuntansi cukup menarik,” tukasnya. (hya)
Reporter: Erli Anggraeni
Artikel ini dimuat dalam Koran Edents (Kordents) Vol. 2 – Edisi Maret 2013
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *