Surat Terbuka BEM Undip: Tetapkan Status IUPK untuk PT. Freeport Indonesia!

Semarang (3/3) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro selaku Koordinator Isu bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan audiensi sekaligus menyatakan sikap terhadap status PT. Freeport Indonesia. Bertempat di kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, 18 mahasiswa BEM Undip membacakan surat terbuka berupa desakan kepada pemerintah untuk secara tegas menetapkan status Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT. Freeport Indonesia. Surat terbuka tersebut merupakan hasil kajian bersama yang diadakan BEM Undip pada tanggal 28 Februari dan 1 Maret 2017 (baca juga: 4 Poin Tuntutan Mahasiswa Undip Mengenai Isu Freeport).

Audiensi perwakilan BEM Undip dengan perwakilan pihak dinas, Sudaryadi (Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah), menghasilkan beberapa poin penting. “Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah memberikan pemaparan terkait PT. Freeport Indonesia itu sendiri dan tadi kami sudah menyampaikan surat terbuka ke mereka dan mereka bersedia untuk menyampaikan ke Kementerian ESDM Pusat,” ujar Helmi Fergian, salah satu perwakilan BEM Undip.

20170303_103146[1]

InsyaaAllah kalau misalnya tuntutan kami berhasil diterima oleh Menteri ESDM atau Wakil Menteri ESDM, atau pun dirjen terkait, kami akan tetap mengolah isu ini. Dan rencananya BEM Undip sendiri akan mendatangkan kementerian terkait atau dari PT. Freeport Indonesia itu sendiri. Jadi kami sekarang ini akan terus berlanjut dan tidak akan berhenti di pernyataan sikap ini aja,” tambah Helmi.

Ditanya mengenai sikap BEM universitas lain seperti Unpad, UI, dan ITB, Helmi mengatakan bahwa sikap yang dikeluarkan oleh universitas-universitas tersebut hampir sama seperti BEM Undip. “Sikap yang sudah dikeluarkan oleh Unpad, UI, dan ITB itu tidak berbeda jauh serta memiliki tujuan yang sama, bahwa kami dari BEM Seluruh Indonesia menuntut pemerintah secara tegas menerapkan IUPK terhadap PT. Freeport dan menuntut pemerintah berdaulat atas PT. Freeport Indonesia,” terangnya. Terkait langkah selanjutnya yang akan diambil, BEM Undip berencana mengirimkan perwakilannya dari menteri koordinator untuk berangkat ke Kementerian ESDM pusat di Jakarta untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Nindy Mirvanda, salah satu perwakilan BEM Undip, berharap langkah BEM Undip tidak hanya berhenti sampai di sini. “Dan harapannya dari kami bukan insidental tetapi juga berkelanjutan sehingga akan terus kami kawal dan harapan kami juga meminta bantuan dan kerjasama dari mahasiswa Undip semuanya,” tutupnya.

Reporter: Mariani, Rakintan Wahyurini

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *