Tiga Mahasiswa FEB Raih Gelar Duta Wisata Jawa Tengah

15361

FEB Undip – Pemilihan Mas dan Mbak Jawa Tengah merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Tengah setiap tahunnya. Acara ini merupakan pemilihan Duta Wisata yang meliputi 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Masing-masing kabupaten/kota ditutut untuk mengirim satu perwakilan dalam pemilihan ini. Duta wisata terpilih nantinya akan mempromosikan pariwisata, budaya, dan tradisi untuk membantu pemerintah daerah dalam hal pariwisata.

Tiga mahasiswa FEB berhasil menyabet gelar dalam ajang yang diselenggarakan pada 9-13 November 2015 ini. Mereka adalah Iva Nike Imanta (Denok Semarang 2015) yang meraih juara ke dua, disusul oleh Dika Fadlika (Kenang Semarang 2015) sebagai juara ke tiga, dan Frans Elkana (Mas Kabupaten Semarang) selaku juara harapan dua.
Perwakilan dari Kabupaten Semarang, Frans Elkana, menjelaskan ada beberapa kriteria penilaian dalam Pemilihan Mas dan Mbak Jawa Tengah. “Kriteria penilaian meliputi persyaratan administrasi berkas 5 persen dari penilaian, tertulis 15 persen, karantina 20 persen, tanya jawab 10 persen, wawancara, serta attitude dari peserta,” ujar mahasiswa Manajemen tahun 2012 ini. Selain itu, terdapat tes tertulis seputar kuliner dan objek wisata yang ada pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Frans harus bersaing dengan 34 pasangan lainnya yang merupakan wakil terbaik dari kabupaten/kota masing-masing. Ia mengaku bahwa manajemen waktu merupakan tantangan terberat yang dihadapi selama mengikuti ajang ini. “Belajar mengenai materi pariwisata yang ada di Semarang dan public speaking. Belajar nari untuk penampilan apresiasi seni juga. Kemudian selanjutnya tantangan membagi waktu antara kuliah, organisasi, dan duta wisata itu merupakan tantangan terberatnya,” tutur Frans.

Frans mengaku senang dan bersyukur saat terpilih menjadi Juara Harapan 2 Mas Duta Wisata Jawa Tengah. Ia berharap semoga Jawa Tengah dapat mencapai posisi unggul untuk meningkatkan kualitas produk, wisata, maupun pelayanan, serta siap bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Tidak usah jauh-jauh, Jawa Tengah juga nggak kalah dibanding dengan daerah lain, bahkan Jawa Tengah merupakan ‘jantung’ budaya Jawa,” tambahnya. Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak takut untuk mengikuti ajang serupa, karena bukan hanya tampilan luar yang dinilai. “Tidak hanya cantiknya doang, gantengnya doang tapi kan ada brain, beauty, behaviour juga dinilai seperti itu,” pungkasnya sebagai penutup saat diwawancari mengenai ajang pemilihan Mas dan Mbak Jawa Tengah. (nw)

Reporter : Riya Niri

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *