Tim Diacak, Dua Nama Mahasiswa FEB Undip Tetap Muncul sebagai Juara

kun

Kabar membanggakan untuk civitas akademika Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) datang dari jurusan Manajemen. Dua mahasiswa jurusan Manajemen, yakni M. Rizky Alcaesar dan Aulia Pradipta Prabandaru berhasil menyabet gelar Best Conference Team dari lomba The 12th Mist FEUI yang dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI). Menurut M. Rizky Alcaesar, peserta lomba berasal dari Undip, Prasetiya Mulya, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universias Bakrie, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Andalas (Unand), dan Universtias Brawijaya yang totalnya sebanyak 20 tim.

20 tim yang berhasil lolos, 4 tim di antaranya berasal dari Undip. “Pesertanya itu banyak sih, pokoknya ada 20 tim, Undip itu yang lolos itu ada 4,” ujar mahasiswa yang kerap disapa Eki ini. Ia menambahkan bahwa dari 20 tim peserta digabung dan diacak untuk kemudian dibuat tim lagi untuk mengikuti konferensi. “Yang conference itu timnya digabung atau diacak dari kelompok-kelompok atau delegates yang ada di Mist kemarin, kayak gitu,” ungkap Eki. Sebagai tambahan, Eki juga menjelaskan bahwa dalam perlombaan tersebut, selain juara satu, dua, dan tiga pada lomba paper serta penghargaan Best Conference Team, ada juga penghargaan untuk peserta yang aktif dan semangat saat mengikuti lomba yaitu Optimist of the Year.

Pengalaman Lomba

Secara garis besar, lomba tersebut terdiri dari presentasi paper, company visit ke Nestlé, kemudian konferensi. Eki mengakui bahwa sebelumnya ia tidak tahu apa-apa mengenai konferensi yang akan dilaksanakan. “Awalnya tuh cuma biasa aja conference-nya, kita belum tau mau ngapain, nah pas hari Senin kita presentasi paginya, habis itu kita company visist ke Nestlé, malamnya tuh di-share­ case baru buat conference team-nya,” ujar Eki. Untuk konferensi terdapat dua kasus yang berbeda, tiap kelompok mendapatkan satu kasus. Tim Eki mendapatkan case B, yaitu tentang Financial Technology.

Diluar dugaan, Eki dan timnya berhasil menyabet juara di kategori Best Confrence Team. Eki tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut, karena kasus timnya merupakan permasalahan yang belum pernah ada di Indonesia. “Kalau yang case yang kedua itu bukan perusahaan riil, kalau yang pertama itu asuransi, benar-benar dari Astra, kasusnya Astra Life. Nah yang kedua itu benar-benar perusahaan yang belum ada di Indonesia, kayak gitu. Jadi emang kayak proyeksi doang,’’ ungkapnya.

 

Kendala

Eki mengaku tidak memiliki kendala di lomba paper karena menurutnya persiapan untuk sudah dilakukan sebelum dirinya berangkat ke FE UI. “Kalo paper sih nggak ada sih ya, soalnya kita persiapinnya di sini. Ya pokoknya di sana kita tinggal presentasi aja lah istilahnya,” ujarnya. Namun, lain hal dengan konferensi, walaupun ada keuntungan dari asal universitas yang berbeda yaitu memiliki pola pikir masing-masing, menurutnya ada beberapa kendala yang dirasakan, salah satunya adalah dari segi tempat tinggal anggota tim yang memang berasal dari universitas yang berbeda.. “Untungnya pas kita masuk ke babak final itu, jurinya bilang kelompok kita yang paling siap kalau dari segi idenya lah istilahnya, paling siap. Terus paling rasional juga, dan ya kita bisa berekspektasi juga gitu,” ujar Eki.

Tips dan Trik

Eki memberikan sedikit tips untuk pembuatan paper. Di antaranya adalah perbanyak wawasan dengan membaca, dan meningkatkan kesempatan untuk mengikuti lomba-lomba “Kalau bisa kesempatan untuk ikut lomba kayak gitu tuh ditingkatin, karena kalau kita ikut kayak gitu, kita benar-benar kebuka lah wawasan yang awalnya kita nggak tahu apa-apa kita bisa tahu dengan apa yang mereka sudah dapat di kuliahnya, atau pengalaman-pengalaman mereka,” pungkasnya. Ia juga menyatakan bahwa keberhasilannya dalam mendapatkan predikat Best Conference Team adalah karena inisiatif untuk memulai komunikasi terlebih dahulu dengan rekan satu timnya melalui sosial media. Terakhir, Eki mengatakan yang terpenting menurutnya adalah semangat dan inisiatif untuk memulai lebih awal. (nw)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *