UKM F Tari FEB Undip Raih Juara 1 dalam Ajang Diponegoro Art Competition

Undip (26/5) – UKM F Tari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara pertama dalam ajang Diponegoro Art Competition (DAC) pada Minggu (14/5) yang bertempat di Student Center Undip.

Tidak hanya UKM F Tari yang berhasil menorehkan prestasinya, jagoan seni Fakultas Ekonomika dan Bisnis lainnya juga berhasil mengukir prestasi. Prestasi yang diraih yaitu Juara tiga Solo Vocal Putri yang diwakili oleh Rachelya Viodolin mahasiswi Departemen Akuntansi 2016 dan juara dua Seni Lukis yang diwakili oleh Clarissa Aditia mahasiswi Departemen Manajemen 2016.

Diponegoro Art Competition  merupakan salah satu program kerja BEM Universitas Diponegoro di bidang minat dan bakat yang bertujuan untuk mengapresiasi dan menyatukan minat dan bakat dari mahasiswa Undip. Dalam acara ini terdapat berbagai ajang perlombaan seperti tari Saman, melukis, sinematografi, puisi, vocal dan fotografi.

Diakui oleh Wirda Summaya, salah satu anggota UKM F Tari FEB, bahwa persiapan yang dilakukan sangat kurang. Hal ini dikarenakan waktu yang dibutuhkan untuk latihan hanya tiga hari sebelum lomba pagelaran tari. Namun hal itu tidak membuat Wirda dan teman-temannya putus asa. “Usaha yang dilakukan ya kita maksimalkan di latihannya yang cuma tiga hari, latihannya kita dua kali sehari gitu itu merupakan strategi yang tepat dengan terbatas waktu,” kata Wirda.

Tujuh fakultas yang dikalahkan oleh UKM F Tari FEB adalah Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik serta Fakultas Sains dan Matematika (FSM).

Namun kemenangan itu tidak luput dari kendala. “Waktu latihan kita minim banget, karena minggu lalunya kita juga ada pagelaran UKM Tari tanggal 9 Mei, dan itu yang perform anak angkatan 2014-nya aja. Sedangkan untuk lomba kita butuh 17 anak dan melibatkan anak angkatan 2015 dan 2016-nya juga,” jelasnya. Selain itu, ia juga mengungkapkan hari sebelumnya ada dua penampilan sehingga untuk menghafalkan gerakan hanya tiga hari.

Atas prestasi yang telah dicapai UKM F Tari, Wirda mengaku senang. “Perasaannya pasti senang banget, karena inshaAllah ini lomba terakhir dari anak 2014-nya, jadi pasti kita usahakan semaksimal mungkin,” jelasnya. Ia juga berharap UKM F Tari lebih bisa meningkatkan eksistensinya di bidang tari, tidak hanya tari Saman saja tetapi semua tari tradisional bisa dikembangkan. Ia juga berharap dapat meraih juara di acara selanjutnya. “Dan semoga kita bisa lebih sering menjuarai event-event kedepannya,” tutup Wirda.

 

Repoter: Bella, Ulfa

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *