Undip Terima Belasan Ribu Maba, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Ada Diantaranya

Semarang (6/8) – Universitas Diponegoro tahun ini telah resmi menerima 11.397 mahasiswa baru, yang terdiri dari 140 orang Program Doktor, 964 Program Magister, 142 Spesialis, 16 Program Profesi, 8.239 Program Sarjana, dan 1.896 Program Diploma. Upacara penerimaan pun telah usai digelar, namun ada hal yang cukup menarik dalam upacara tersebut. Dari belasan ribu mahasiswa baru yang telah diterima Undip tahun ini, terdapat nama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) dan juga Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunarhati Rahayu (Ita) di dalamnya.

Hendi dan Ita mengikuti Upacara Pembukaan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2018, bukan sebagai tamu undangan, melainkan sebagai mahasiswa baru Universitas Diponegoro. Hendi menjelaskan alasannya memilih Undip karena beberapa hal seperti kredibilitas yang dimiliki oleh Undip, serta jarak tempuh yang relatih dekat. “Pertama, melihat kredibilitas perguruan tinggi, kedua dari jarak tempuh, karena Undip ada di Semarang dan saya juga bertugas di Semarang, jadi memudahkan pekerjaan saya dan yang ketiga pasti sesuai dengan keinginan saya untuk bisa menambah ilmu di wilayah Sosial Politik Pemerintahan dan Undip menyediakan itu,” tukas Hendi. Dirinya akan menempuh studi sebagai mahasiswa S2 Magister Ilmu Politik. Sedangkan Ita akan menjadi mahasiswa S3 di Program Doktor Ilmu Sosial.

Hendi juga menyampaikan harapannya agar bisa lulus tepat waktu. “Ya, mudah-mudahan lulusnya bisa tepat waktu, ilmunya bisa diambil dan diterapkan untuk kemajuan kota Semarang,” ujar Hendrar. Dirinya juga menyampaikan pesan untuk mahasiswa lain agar tidak melakukan hal-hal yang dapat memecah belah persatuan bangsa. “Buat mahasiswa yang lain, ya hari ini kelompok mahasiswa banyak disorot, terutama tidak dalam sisi keilmuan tapi dari sisi kelompok-kelompok kecil yang mendiskusikan tentang ideologi bangsa. Apa yang diinginkan dosen dipenuhi saja, tidak usah coba buat kelompok-kelompok kecil yang kemudian mencoba memecah belah bangsa ini, tidak usah. Begitun harapan saya”.

Menanggapi hal ini, Yos Johan Utama selaku Rektor Undip pun turut menyampaikan pendapatnya. Dirinya cukup mengapresiasi usaha Hendi dan Ita dalam menuntut ilmu di tengah kesibukannya menjadi pemimpin Kota Semarang. “Saya sangat salut betul kepada mereka, saya mengapresiasi usaha mereka. Di tengah kesibukannya memimpin Kota Semarang, mereka masih menyempatkan untuk mencari ilmu”. Yos juga menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus terhadap Hendi dan Ita dalam jalannya perkuliahan nanti. “Semua sama, kuliah ya kuliah, tidak ada privilege apapun,” tutupnya.

Reporter: Putri, Suci.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *