Zakat dan Wakaf Menyejahterakan Indonesia

Zakat dan Wakaf untuk Kesejahteraan Masyarakat
Zakat dan Wakaf untuk Kesejahteraan Masyarakat

FEB Undip (23/5) – ZIS Center Undip bersama dengan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dan Peduli Dhuafa FEB Undip mengadakan kajian bertema “Zakat dan Wakaf untuk Kesejahteraan Masyarakat” pada Jumat (23/5). Kegiatan yang dilaksanakan di dome FEB Undip ini, dimulai pada pukul 10.00 WIB. Hadir sebagai pembicara Adityawarman selaku pembina KSEI dan Arif Pujiono, staf pengajar jurusan IESP FEB Undip serta dimoderatori oleh Dwi Sasana, manajer humas KSEI.

Arif Pujiono dalam materinya menjelaskan mengenai hal-hal umum mengenai zakat, seperti pengertian zakat, orang yang berhak menerima zakat dan obyek zakat. “Zakat merupakan suatu sumber potensi yang tidak akan pernah habis dan bisa memberdayakan masyarakat,” ujarnya. Terakhir, Arif menjelaskan bahwa zakat adalah multiplier effect dalam fungsi pendapatan nasional. Hal ini karena konsumsi akan meningkat dengan zakat, sehingga kesejahteraan akan meningkat pula dan menekan perekonomian secara makro.

Sedangkan pada sesi wakaf, Adityawarman lebih banyak membagi pemikirannya. Menurut Adityawarman, wakaf merupakan harta kaum muslim yang dikembalikan kepada Allah dan digunakan untuk kepentingan umum. Oleh karena itu, dengan dana wakaf pengentasan kemiskinan dapat dilakukan. “Kalian bisa bayangkan di Turki, 2/3 tanah diwakafkan,” Adityawarman berkisah.

Setelah kedua pembicara menyampaikan materi, dilakukan diskusi ringan dengan peserta melalui tanya jawab. Pada pukul 11.30 WIB, moderator menarik kesempulan untuk kemudian menutup acara. (nq)

Reporter: K.N. Rosandrani 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *